, ,

Bukit Tua Phase-2B Onstream, Tambah Produksi 12.500 BOPD

Posted by

Gresik, Petrominer – Petronas mulai memproduksikan minyak dan gas bumi (migas) dari Proyek Bukit Tua Phase-2B di blok Ketapang, Gresik, Jawa Timur. Sejak Selasa (12/4), proyek hulu migas ini memberi tambahan produksi sebanyak 12.500 barel minyak per hari (BOPD) dan 30 juta kaki kubik per hari gas (MMSCFD) yang berasal dari lima sumur pengembangan.

Anak usaha Petronas, Petronas Carigali (PC) Ketapang II Ltd., memulai proyek tersebut sejak 30 September 2021 lalu dengan pengeboran sumur pengembangan Bukit Tua Phase-2B yang berhasil kedalaman mencapai 1.890 meter. Ini merupakan proyek pengeboran sumur pengembangan yang keempat dan didahului oleh beberapa proyek sebelumnya seperti Bukit Tua Phase-1, Phase-2A, dan Phase-3.

“Kami sangat mengapresiasi di tengah tantangan pandemi Covid-19 yang luar biasa, dengan dedikasi dan kerja keras semua pihak yang turut berkontribusi dalam mengupayakan proyek ini bisa onstream. Ini sungguh luar biasa, dan perlu diberikan apresiasi,” ujar Deputi Operasi SKK Migas, Julius Wiratno, ketika meresmikan beroperasinya proyek tersebut, Kamis (14/4).

Julius menyebutkan, proyek ini sejatinya merupakan proyek hulu migas besar pertama yang diresmikan di tahun 2022, dengan investasi mencapai US$ 117 Juta atau setara dengan Rp 1,68 triliun. Dia pun berharap keberhasilan proyek ini dapat memberikan semangat dalam memenuhi amanah Pemerintah untuk sektor migas, yaitu target produksi 703 ribu BOPD minyak dan 5.800 MMSCFD gas di tahun 2022.

Menurutnya, untuk mencapai target lifting migas tahun ini serta pencapaian visi produksi 1 juta BOPD dan 12 ribu MMSCFD di tahun 2030 memerlukan langkah-langkah yang tidak biasa untuk mencapainya. Namun dengan kebutuhan migas yang terus tumbuh serta potensi hulu migas yang masih menarik, SKK Migas optimis industri hulu migas akan terus berkelanjutan.

“Keberhasilan onstream proyek Bukit Tua Phase-2B serta tingginya harga minyak dunia dan kebutuhan migas yang terus meningkat akan mendorong meningkatnya investasi hulu migas di Indonesia. Untuk itu, SKK Migas mendorong agar KKKS merealisasikan setiap rencana pengembangan lapangan – Plan of Development (POD) – minyak dan gas bumi yang telah disetujui, serta mendorong setiap penemuan cadangan migas agar dapat segera diproduksi,” tegas Julius.

Blok Ketapang berlokasi di lepas pantai Jawa Timur. Sebagai operator, PC Ketapang Ltd. dan PC Ketapang II Ltd. memegang 80 persen hak partisipasi. Sementara 20 persen sisanya dipegang oleh PT Saka Energi Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *