, ,

ExxonMobil Keluar dari Proyek Sakhalin-1 di Rusia

Posted by

IRVING, Texas, Petrominer – ExxonMobil telah memutuskan untuk menghentikan kegiatan usahanya di hulu minyak dan gas bumi (migas) di Rusia. Perusahaan migas asal Amerika Serikat ini juga sepenuhnya akan mematuhi semua sanksi terhadap Rusia dan mendukung respon internasional terkait situasi di Ukraina.

“Kami sangat sedih dengan hilangnya nyawa tak berdosa dan mendukung respons internasional yang kuat. Kami sepenuhnya mematuhi semua sanksi.” Demikian siaran pers ExxonMobil yang diterima PETROMINER, Rabu (2/3).

Perusahaan ini menegaskan mendukung rakyat Ukraina saat mereka berusaha untuk mempertahankan kebebasan dan menentukan masa depan mereka sendiri sebagai sebuah bangsa. ExxonMobil menyesalkan tindakan militer Rusia yang melanggar integritas wilayah Ukraina dan membahayakan rakyatnya.

ExxonMobil mengoperasikan proyek Sakhalin-1 dalam sebuah konsorsium internasional bersama perusahaan dari Jepang, India dan Rusia. Menanggapi peristiwa baru-baru ini, ExxonMobil pun telah memulai proses untuk menghentikan operasi dan mengambil langkah-langkah untuk keluar dari Proyek Sakhalin-1.

“Sebagai operator Sakhalin-1, kami memiliki kewajiban untuk memastikan keselamatan orang, perlindungan lingkungan dan integritas operasi. Peran kami sebagai operator melampaui investasi ekuitas. Proses untuk menghentikan operasi perlu dikelola dengan hati-hati dan dikoordinasikan secara erat dengan mitra lainnya untuk memastikannya dijalankan dengan aman,” tulis ExxonMobil.

Mengingat situasi saat ini, ExxonMobil juga menegaskan tidak akan mengeluarkan investasi baru di Rusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *