Jakarta, Petrominer – SKK Migas dan Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang memulai survei vibroseismic 2D di Pulau Jawa dengan lintasan survei mencapai 1.000 km. Ini menjadi survei seismik terpanjang yang khusus didesain dan diperuntukan untuk kegiatan eksplorasi sub vulkanik di Pulau Jawa. Kegiatan ini diawali dengan kick of meeting dan peninjauan lapangan, Selasa (28/9).
“Hari ini teman-teman dari fungsi teknis dan operasi SKK Migas, KKKS dan seluruh pihak yang akan terlibat dalam kegiatan di lapangan mengadakan kick off meeting yang menandakan bahwa kegiatan eksplorasi survei seismik 2D vibrosesis dimulai. Tujuannya, untuk memastikan agar operasional kegiatan yang akan dimulai minggu kedua bulan Oktober 2021 itu berjalan baik dan lancar,” kata Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Susana Kurniasih.
Survei seismik 2D menggunakan vibroseis akan dilakukan di area sub vulkanik yang terbentang di tiga propinsi dan melalui 29 kota/kabupaten di Pulau Jawa. Pelaksanaan survei akan menggunakan truk vibroseis sebagai seismic source yang akan bekerja di sepanjang jalan yang sudah ditentukan.
Dalam survei ini juga digunakan wireless technology receiver. Alat ini hanya cukup ditancapkan di permukaan tanah sehingga memiliki nilai efisiensi yang lebih baik. Berkat dukungan teknologi vibroseis dan wireless technology receiver, kegiatan survei ini menjadi lebih ramah lingkungan dibandingkan metoda seismik pada umumnya, yaitu dengan menggunakan explosive seismic source.
“Inilah alasan mengapa metode vibroseis menjadi opsi dalam kegiatan akuisisi data seisimik yang kini digunakan selain aspek teknis sebagai pertimbangan utama yang melatarbelakangi kegiatan ini,” jelas Susana.
Daerah pertama yang akan disurvei adalah Jawa Barat, kemudian dilanjutkan ke area Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Ini adalah survei sub vulkanik pertama di Indonesia, yang sebetulnya sudah distudi oleh SKK Migas dan KKKS sejak tahun 2020. Kalau ini berhasil, kita akan membuka potensi besar Indonesia, mengingat wilayah Indonesia banyak dilingkupi oleh gunung api dan endapan vulkanik,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari persiapan, pada 25 Agustus 2021, PHE Jambi Merang bersama fungsi terkait SKK Migas telah melakukan inspeksi keandalan peralatan dan K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja & Lingkungan) kepada penyedia jasa survei seismik 2D ini di Taman Tekno, BSD, Tangerang Selatan. Inspeksi kedua dilaksanakan terhadap unit vibroseis Inova dan Hemi pada 28 September 2021.
Dalam perencanaan SKK Migas, akuisisi dan proses data area Jawa Barat akan dilakukan hingga akhir tahun 2021. Selanjutnya pada tahun 2022 akan dilakukan interpretasi data. Dan pada tahun 2023, data yang diperoleh dari kegiatan tersebut dapat dibuka untuk investor.
Kegiatan survei 2D vibroseis di area sub vulkanik pulau Jawa ini merupakan bagian dari komitmen kerja pasti (KKP) blok Jambi Merang di wilayah terbuka. KKP adalah program pemerintah yang diusulkan SKK Migas untuk meningkatkan minat investor untuk melakukan kegiatan eksplorasi. Komitmen dalam program ini dibicarakan dengan pemerintah dan SKK Migas sebelum production sharing contract (PSC) ditandatangani kedua belah pihak.
Selain melakukan vibroseismik, melalui program KKP, PHE Jambi Merang telah melakukan survei seismik di area laut Indonesia bagian tengah dan timur serta Natuna, serta akan melakukan survei full tensor gravity gradiometry (FTG) yang terdiri atas FTG Iwur–Akimeugah dan FTG Bird’s Head (Kepala Burung). FTG Iwur–Akimeugah mulai beroperasi awal Juni 2021 lalu dan saat ini progresnya telah mencapai 54 persen.
Program lainnya, PHE Jambi Merang juga telah melakukan survei seismik 2D sepanjang 31.908 km2 pada tahun 2019. Saat ini, KKKS tersebut sedang melakukan review data, sebelum diserahkan kepada Pemerintah.








Tinggalkan Balasan