Jakarta, Petrominer – PT Pertamina (Persero), melalui Rumah BUMN, terus menunjukkan catatan positif dalam pendampingan mitra binaannya. Mulai dari Usaha Mikro Kecil (UMK) yang telah listing produk di marketplace, gelaran Klinik Bisnis, dan berbagai kegiatan lainnya. Seluruh upaya itu diharapkan dapat mendorong mitra binaan UMK naik kelas secara progresif.
Pjs. Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Fajriyah Usman, menjelaskan seluruh Rumah BUMN yang dikelola Pertamina di 30 titik wilayah Indonesia secara mandiri telah melaksanakan fungsi pembinaan untuk masing-masing mitra binaannya. Dengan begitu, Rumah BUMN bisa berfokus untuk terus mengembangkan potensi mitra binaannya agar jadi UMK naik kelas.
“Hasilnya, hingga triwulan kedua tahun 2021 ini, total 303 UMK tercatat telah memasukkan produk mereka di beberapa marketplace. Ini artinya, mitra binaan tersebut telah menjadi UMK naik kelas serta menjadi Go Digital dan Go Online. Setelah mereka listing di marketplace, pendampingan selanjutnya adalah bagaimana cara mengelola agar banyak konsumen yang beli,” ujar Fajriyah, Minggu (29/8).
Selain itu, selama kurang lebih enam bulan ini, Rumah BUMN Pertamina telah menggelar 41 Klinik Bisnis secara virtual. Upaya ini menarik minat mitra binaan cukup banyak, di mana sekitar 1.400 peserta ikut berpartisipasi dalam seluruh kegiatan klinik bisnis tersebut. Berbagai macam tema terkait materi pengembangan bisnis dibahas dalam setiap pertemuan yang rutin digelar tersebut.
Pendampingan yang rutin dilaksanakan oleh masing-masing Rumah BUMN pun turut menujukkan hasil yang gemilang. Terhitung sebanyak 251 binaan menjadi UMK naik kelas setelah menerima sejumlah sertifikasi dan perizinan untuk usahanya.
“Dokumen-dokumen itulah yang nantinya akan mempermudah jalan para binaan menjadi UMK Go Global kedepannya,” ujar Fajriyah.
Terakhir, Rumah BUMN Pertamina juga tercatat telah berhasil menggelar pameran di masing-masing Rumah BUMN. Baik digelar secara virtual maupun pameran secara langsung. Di mana total penjualan keseluruh dari pameran tersebut mencapai Rp 126 juta.
“Belum lagi ditambah dengan transaksi lanjutan di luar pameran. Ajang tersebut bisa jadi media untuk memperkenalkan produk UMK ke khalayak umum,” tuturnya.
Salah satu mitra binaan Rumah BUMN adalah Sri Mujiatim. Pemilik UMK Batik Cempaka binaan Rumah BUMN Mojokerto ini menyampaikan, banyak manfaat yang diterima setelah menjadi binaan Rumah BUMN Pertamina. Seperti mendapatkan sejumlah pelatihan yang dapat menunjang perkembangan bisnisnya.
“Berbagai masukan dan tips dari setiap pelatihan banyak yang langsung saya terapkan. Semoga usaha saya pun bisa semakin berkembang,” ujarnya.








Tinggalkan Balasan