Jakarta, Petrominer – Kemanfaatan industri hulu migas secara nyata dirasakan oleh masyarakat sekitar melalui pelaksanaan program community devlopment atau corporate social responsibility (CSR). Seperti yang dilakukan oleh kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) ConocoPhilips melalui program pertanian karet yang mampu meningkatkan produktivitas petani hingga 400 persen.
CSR & Communication Manager ConocoPhillips, M. Adjie Suryaningrat, menjelaskan bahwa program community devlopment perusahaan sudah menjadi bagian proses bisnis perusahaan dengan menjadikan masyarakat sebagai mitra. Dimanapun perusahaan beroperasi, senantiasa akan menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.
“ConocoPhilips sudah mengadopsi penerapan community development yang dapat memberikan nilai tambah berkelanjutan,” ungkap Adjie dalam diskusi SKK Migas dan KKKS dengan tema Memperkuat Sinergi Bersama Pemangku Kepentingan dan Implementasi Program Community Development yang diselenggarakan secara daring, Kamis (25/3).
Dia menyebutkan salah satu contoh penerapan community development ConocoPhilips yang memberikan nilai tambah berkelanjutan, yakni, program pertanian karet yang dilaksanakan di 17 desa di Sumatera Selatan. Program ini telah mampu meningkatkan produktivitas tanaman karet hingga 400 persen, sehingga meningkatkan pendapatan petani dari rata-rata Rp 700 ribu perbulan di tahun 2003 menjadi Rp 2,9 juta per bulan di tahun 2018.
“Sebagai upaya untuk memberdayakan potensi vendor lokal, kami juga melakukan pelatihan dan pendampingan kepada 10 BUMDES agar mereka dapat memulai dan mengembangkan berbagai bisnis, seperti catering, penjualan pupuk, bahan pangan dan lainnya. Sebanyak dua BUMDES telah menjadi penyedia barang-barang selain makanan pada kontraktor kami di lapangan,” ujar Adjie.
Dalam diskusi secara daring tersebut, praktisi dan pakar Community Development dari Universitas Trisakti, Maria R. Nindita Radyati, menyampaikan bahwa saat ini sudah bergeser implementasi dari community development tradisional menjadi community development yang mampu menciptakan nilai tambah.
“Community development tidak lagi sekedar memberi bantuan langsung dalam bentuk uang maupun barang untuk menghindari gangguan pada kegiatan operasional. Community development harusnya sudah menjadi bagian dari strategi dan investasi perusahaan,” tegas Maria.
Dia menyebutkan ada tiga tipe pelaksanaan community development dalam rangka meningkatkan nilai tambah bagi perusahaan. Yakni Reconceiving products and markets, Redefining Productivity in the Value Chain dan Enabling Local Cluster Development. Dalam konteks penerapan community development, maka pilar melibatkan masyarakat lokal menjadi sangat penting.
“Saya melihat di ConocoPhilips sudah menerapkan prinsip-prinsip community development yang meningkatkan nilai tambah, yaitu dengan melakukan pengukuran pada aspek social dan ekonomi. Seperti yang program community development pada petani karet,” ujar Executive Director of CECT ini.
Dia memberikan apresiasi atas upaya ConocoPhillips membina 10 BUMDes yang tentu membutuhkan perjuangan berat dalam meningkatkan kapabilitas dan kinerjanya. Hal ini dapat menjadi contoh sukses dan dapat dilakukan oleh perusahaan yang menyelenggarakan kegiatan community development.
Dalam kesempatan itu, Plt Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Susana Kurniasih, menyampaikan bahwa industri hulu migas secara konsisten terus meningkatkan pelaksanaan community development. Hulu migas ini pada umumnya berada di daerah serta area terpencil bahkan perbatasan, yang tentu saja jangkauan pembangunan dan program Pemerintah belum sepenuhnya mencapai daerah tersebut karena keterbatasan akses infrastruktur dan lainnya.
“Pelaksanaan community development oleh industri hulu migas menjadi strategis dan akan banyak membantu program pemerintah dalam upaya mengurangi kemiskinan dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Susana.
Sepanjang tahun 2020, tercatat nilai program community development sektor hulu migas secara nasional mencapai US$ 14,376 juta atau sekitar Rp 202 miliar, dengan total program/kegiatan mencapai 638 kegiatan.









Tinggalkan Balasan