Jakarta, Petrominer – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, kembali merombak jajaran direksi BUMN. Setelah direksi PT PLN (Persero), kali ini giliran PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), yang digelar Jum’at (15/5), Pertamina selaku pemegang surat kuasa dari Kementerian BUMN atas PGN mengusulkan perombakan Pengurus Perseroan, baik komisaris maupun direksi. Para pemegang saham pun menyetujui usulan tersebut.
Pemegang saham menyetujui pengangkatan Suko Hartono untuk menggantikan posisi Gigih Prakoso Soewarto dari kursi Direktur Utama PGN. Suko sebelumnya menjabat Direktur Utama PT Pertagas, begitu pula Gigih adalah mantan Dirut Pertagas sebelum ditugaskan untuk menjadi Dirut PGN.
Suko lahir di Madiun, 18 November 1968. Dia menamatkan Pendidikan S1 di Institut Teknologi Bandung pada 1993, jurusan Teknik Kimia. Jabatan Dirut Pertagas diemban selama setahun ketika diberhentikan dalam RUPS Pertagas pada 17 Mei 2018.
Sebelum menjadi Dirut Pertamina Gas, Suko adalah pejabat karier PGN dan sudah 20 tahun mengabdi di BUMN tersebut. Sejumlah jabatan penting, antara lain Vice President Senior Expert Residential PGN (2016 – 2017), Kepala Divisi Pengembangan Bisnis, Produk dan Teknologi PGN (2015 – 2016), General Manager SBU Distribusi I PGN (2013 – 2015), dan Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia, anak perusahaan PGN, (2011 – 2013).

Sementara itu, anggota direksi baru lainnya yang disetujui dalam RUPST 2020 adalah Fariz Azis sebagai Direktur Komersial dan Beni Syarif Hidayat sebagai Direktur SDM dan Umum menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat Dilo Seno Widagdo dan Desima Equalita Siahaan.
Sedangkan, Redy Ferryanto masih tetap menjabat Direktur Infrastruktur dan Teknologi bersama dua direksi lama yang menjabat, Arie Nobelta Kaban dan Syahrial Muchtar sebagai Direktur Keuangan dan Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis.
Di susunan komisaris, masuk Paiman Rahardjo untuk menjadi Komisaris Independen. Sementara Mas’ud Khamid diberhentikan dari posisinya sebagai komisaris.
Berikut susunan lengkap Dewan Komisaris dan Dewan Direksi PGN sesuai hasil RUPST:
- Komisaris Utama: Arcandra Tahar
- Komisaris: Luky Alfirman
- Komisaris: Warih Sadono
- Komisaris Independen: Paiman Rahardjo
- Komisaris Independen: Christian H. Siboro
- Komisaris Independen: Kiswodarmawan
- Direktur Utama: Suko Hartono
- Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis: Syahrial Mukhtar
- Direktur Infrastruktur dan Teknologi: Redy Ferryanto
- Direktur Komersial: Fariz Azis
- Direktur Keuangan: Arie Nobielta Kaban
- Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum: Beni Syarif Hidayat








Tinggalkan Balasan