, ,

Banyak Kerja di Rumah, Konsumsi Gas Bumi Naik

Posted by

Jakarta, Petrominer – Kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) yang dianjukan Pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) berimbas pada kenaikan pemakaian gas bumi oleh rumah tangga. Pasalnya, sejak WFH diberlakukan 16 Maret 2020 lalu, masyarakat menjadi lebih sering memasak di rumah ketimbang beli makanan di luar.

Kenaikan konsumsi gas di rumah tangga tersebut diakui oleh PT Pertagas Niaga, selaku salah satu perusahaan yang mengelola jaringan gas rumah tangga (jargas). Anak usaha PT Pertamina Gas (Pertagas) ini pun berkomitmen agar pasokan gas untuk jargas tidak mengalami kendala maupun gangguan.

“Ada prediksi pemakaian jargas akan meningkat di masa Work From Home ini, karena masyarakat lebih sering memasak di rumah untuk menghindari interaksi luar dan faktor higenitas,” ujar Direktur Utama Pertagas Niaga, Linda Sunarti, Jum’at (27/3).

Linda menegaskan, pihaknya tetap siaga menjaga kestabilan dan ketersediaan pasokan gas di tengah pandemik Covid-19. Salah satu cara untuk menjamin pasokan jargas adalah tetap mensiagakan petugas operator yang mengoperasikan aliran jaringan gas di berbagai wilayah dengan SOP (standard operational procedure) yang ketat. Di antaranya adalah kebijakan social distancing dalam kegiatan yang memerlukan tatap muka dengan pelanggan.

“Dalam kegiatan yang memerlukan tatap muka dengan masyarakat, kami menghimbau agar operator memperhatikan perlunya social distancing guna memberikan rasa aman kepada masing-masing pihak,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Linda juga menghimbau kepara para pelanggan jargas untuk menggunakan pembayaran melalui melalui ATM, internet banking maupun sarana pembayaran online lainnya untuk memudahkan dan membatasi interaksi di tengah merebaknya virus Corona ini.

Hingga Maret 2020, Pertagas Niaga mengoperasikan jargas di 24 Kabupaten / Kota di seluruh Indonesia, dengan total 201.464 Sambungan Rumah tangga. Jargas adalah program dari Ditjen Migas, Kementerian ESDM dalam rangka mengurangi subsidi LPG dan BBM. Dengan menggunakan jargas, masyarakat mendapatkan akses energi gas sebagai energi yang bersih, ekonomis dan mudah pemanfaatannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *