, ,

PKS Sesalkan Minimnya Anggaran Badan Geologi

Posted by

Jakarta, Petrominer – Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menyesalkan minimnya anggaran survey wilayah potensi eksplorasi yang dialokasikan kepada Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Padahal, hasil survei ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas produksi minyak dan gar bumi (migas) yang saat ini terus menurun.

Harusnya, kata Mulyanto, Pemerintah mengoptimalkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Badan Geologi dalam hal penelitian, penyelidikan dan pelayanan di bidang sumberdaya geologi, vulkanologi dan mitigasi bencana geologi, air tanah dan geologi lingkungan, serta survei geologi.

Hal tersebut disampaikan anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VII dengan Badan Geologi Kementerian ESDM, Senin (16/12).

“Saat ini kita sangat perlu adanya sumur-sumur minyak baru untuk meningkatkan kapasitas produksi migas. Dan itu baru bisa kita laksanakan jika ada hasil survei yang akurat. Terus bagaimana kita bisa survei kalau anggarannya tidak disediakan,” tegas Mulyanto.

Padahal, menurutnya, harus ada upaya yang masif untuk mengatasi persoalan defisit transaksi perdagangan. Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah meningkatkan produksi migas. Saat ini, lifting minyak terus menurun. Salah satu penyebabnya karena usia sumur produksi sudah tua. Untuk itu perlu dicari sumur-sumur baru.

“Peran Badan Geologi Kementerian ESDM ini sangat penting. Seharusnya Pemerintah bisa memaksimalkan peran Badan Geologi sebagai bagian tak langsung dari upaya memperbaiki kondisi transaksi neraca perdagangan,” jelas Mulyanto.

Fraksi PKS, menurutnya, sangat fokus terhadap perbaikan kondisi defisit transaksi perdagangan ini. Fraksi PKS juga mendorong Pemerintah memaksimalkan semua fungsi kelembagaan agar bisa menstabilkan neraca perdagangan dalam posisi yang positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *