Jakarta, Petrominer – Sebagai upaya mengangkat desain industri Indonesia ke tingkat nasional dan internasional, Kementerian Perindustrian berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menginisiasi gelaran Indonesia Industrial Design Awards (IID Awards).
Menurut Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih, IID Awards merupakan penghargaan tertinggi dari Kementerian Perindustrian terhadap produk, desainer dan klien (perusahaan/industri) yang berkontribusi dalam proses pemecahan masalah strategis. Tidak hanya itu, mereka juga ikut mendorong inovasi, membangun kesuksesan bisnis, dan menghasilkan kualitas produk, sistem, layanan dan pengalaman lebih baik dengan berbasis pengembangan, inovasi dan kualitas desain produk industri (Industrial Design).
“Mengacu pada standar di negara-negara maju seperti Korea, Jepang, dan Taiwan, kami bekerjasama dengan sejumlah lembaga di negara-negara tersebut. Dengan begitu, nantinya IID diterima (diakui) juga di sana,” ujar Gati dalam acara kick off IID Awards, Selasa (18/12).
Dia juga menegaskan bahwa IID Awards yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali bisa menjadi “G-Marknya Indonesia,” yang didasarkan pada Standard Nasional Indonesia (SNI).
Untuk itu, semua pemangku kepentingan terkait mulai dari sejumlah kementerian dan juga Bekraf beserta asosiasi profesi desain di Indonesia yaitu ADPII (Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia), HDII (Himpunan Desain Interior Indonesia), dan AIDIA (Asosiasi profesional desain komunikasi visual Indonesia) yang berinisiasi menyelenggarakan kegiatan akan menentukan standard yang disusun sesuai bidang keahlian dan jenis industri yang menjadi tanggung jawabnya.
Lebih lanjut, Gati menjelaskan bahwa penghargaan diberikan terhadap produk-produk yang telah ada di pasar Indonesia dan menjadi citra khas produk industri Indonesia. Begitu pula, penghargaan terhadap tokoh yang telah berperan dalam pengembangan dunia desain produk industri di Indonesia, baik mencakup produk-produk dari lini industri start-up, kecil, menengah dan besar.
Dalam kesempatan sama, Ketua Umum Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII), Dino Febriant menyatakan sepakat dengan apa yang disampaikan Gati. Saat ini, ADPII beranggotakan 500 perusahaan. Karena itulah, Dino berharap even dua tahunan ini akan mampu menghimpun lebih dari 500 desainer untuk memperebutkan tiga penghargaan, yakni IID Awards untuk produk baru (maksimum diproduksi 3 tahun sebelumnya), melalui proses penjurian yang terdiri dari IID Good Design, IID Best 20, IID Best 3 dan IID Grand Award.
“Selain memperoleh award, para pemenang juga akan diajak road show melihat pameran desain internasional, antara lain London Design Week atau Red Dot Design Exhibition. Dengan demikian mereka tidak hanya dapat melihat trend desain yang sedang berlangsung saat itu, tetapi mereka sekaligus juga dapat menyaksikan heritage dunia di bidang desain,” jelas Gati.









Tinggalkan Balasan