, ,

LPG dan Mobil Tanki Dikirim Pakai LCT dari Kalimantan

Posted by

Balikpapan, Petrominer – Jalur laut menjadi salah satu pilihan tepat bagi pengiriman bantuan ke lokasi bencana gempa bumi di Sulawesi Tengah. Seperti yang telah dilakukan PT Pertamina (Persero) dalam mengoptimalkan distribusi bantuan dari luar pulau Sulawesi.

Sebelumnya, Pertamina mengirimkan bantuan logistik dan tabung LPG menggunakan Kapal Moto MV Ungaran, Senin lalu (1/8), dari Kota Balikpapan. Kali ini, Kapal Landing Craft Tank (LCT) dipakai untuk mengirimkan bantuan berupa mobil tanki BBM dan tabung LPG. Dengan begitu, kapal bisa mendarat langsung di pantai-pantai dekat lokasi bencanan.

“Pengiriman menggunakan LCT ini dapat menampung muatan hingga 640 Ton. Pengiriman ini dilaksanakan dari Pelabuhan Somber Balikpapan pagi tadi,” ujar Region Manager Comm. & CSR Pertamina Kalimantan, Yudi Nugraha, Sabtu (06/10).

Yudi menyatakan Pertamina terus optimalkan semua jalur distribusi bantuan guna menjangkau lokasi bencana. Dari Kalimantan tercatat sudah beberapa kali dilaksanakan pengiriman, di antaranya 22 orang relawan operator SPBU, bantuan logistik makanan dan kebutuhan sehari-hari, 250 tabung LPG serta 12.000 Liter BBM Solar menggunakan Air Tractor.

“Sebagai lokasi yang terbilang dekat dengan lokasi bencana, Pertamina Kalimantan siap untuk lakukan penyaluran bantuan yang sekiranya dibutuhkan. Berbagai bantuan, baik logistik maupun yang bersifat dukungan bagi kelancaran operasional penyaluran BBM dan LPG terus kami kerahkan,” tegasnya.

Terkait penyaluran kali ini, Yudi menjelaskan sesuai dengan kebutuhan di lapangan hasil pantauan tim Pertamina Peduli di lokasi bencana, pihaknya saat ini mengirimkan 4 unit mobil tangki BBM dan 500 tabung LPG ukuran 5,5 kg guna mendukung normalisasi ketersediaan energi di lokasi bencana.

Mobil tangki yang dikirimkan pun merupakan jenis khusus Power Take Off (PTO) yang bisa langsung melakukan pengisian BBM ke kendaraan karena dilengkapi dengan dispenser otomatis dengan kapasitas per unit sebesar 5.000 Liter. Pertamina juga mengerahkan delapan orang awak mobil tangki untuk mendukung operasional penyaluran BBM.

Waktu pengiriman ditargetkan sekitar 26 jam, dengan menempuh jarak lebih dari 230 mil melintasi Selat Makassar.

“Dengan adanya mobil tangki dengan dispenser otomatis ini diharapkan penyaluran BBM dapat lebih lancar dan menjangkau berbagai titik di Palu dan Donggala. Sebelumnya mobil tangki PTO ini telah melayani masyarakat di titik padat arus mudik lebaran di Pulah Jawa”, ungkap Yudi.

Selain dua jenis muatan utama tersebut, Pertamina juga mengirimkan satu unit mobil bak terbuka yang dapat digunakan untuk penyaluran bantuan ataupun keperluan lainnya.

“Kami di Balikpapan akan terus berkoordinasi dengan tim Pertamina Peduli di Sulteng. Sudah menjadi komitmen kami untuk mendukung upaya pemulihan bencana ini,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *