Jakarta, Petrominer — Divisi Energy Management PT Siemens Indonesia dan PT Krakatau Daya Listrik (KDL), anak perusahaan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. menjalin kemitraan strategis dalam perbaikan dan pengujian transformator (trafo) di Indonesia. Siemens akan menjadi mitra kolaborasi bagi Krakatau Daya Listrik dalam pengujian dan perbaikan transformator Indonesia.
Peresmian kerja sama ini diselenggarakan di sela-sela acara Seminar dan Pameran Hari Listrik Nasional (HLN) Ke-71 di JCC, Rabu (28/9). Kesepakatan ditandatangani oleh CEO PT Siemens Indonesia Josef Winter dan Presiden Direktur PT Krakatau Daya Listrik Alugoro Mulyowahyudi.
Kerja sama ini menunjukkan komitmen Siemens di Indonesia dalam menjamin berlangsungnya alih pengetahuan dan teknologi guna mewujudkan operasi yang sepenuhnya mandiri dan berorientasi lokal. Divisi Energy Management Siemens adalah salah satu pemasok global yang terkemuka untuk produk, sistem, solusi, dan layanan untuk transmisi dan distribusi tenaga listrik secara ekonomis, handal, dan cerdas.
Kemitraan ini merupakan tonggak penting bagi Siemens dan Krakatau Daya Listrik. Melalui kemitraan ini, Krakatau Daya Listrik dapat mengembangkan kompetensi karyawannya, mengurangi biaya perbaikan dan pembaruan transformator, mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas yang ada, dan menciptakan peluang bisnis lebih besar baik bagi Krakatau Daya Listrik maupun Siemens.
“Bagi kami, kemitraan ini lebih dari sekadar kolaborasi yang saling menguntungkan dalam pengujian dan perbaikan transformator. Ini merupakan kerja sama sekaligus investasi jangka panjang untuk menumbuhkan bisnis kami lebih jauh lagi,” kata Alugoro.
Sementara bagi Siemens, kemitraan ini sangat berarti dalam rangka meningkatkan keunggulannya di pasar dalam negeri. Sebelum kerja sama ini terjalin, semua transformator buatan Siemens di Asia Tenggara harus menjalani perbaikan di China. Sekarang, untuk pertama kalinya di Indonesia, fasilitas servis Krakatau Daya Listrik diharapkan bisa memberikan layanan yang sama namun lebih efisien untuk perusahaan Indonesia yang menggunakan transformator Siemens sehingga bisa memberikan nilai ekonomi lebih besar untuk Siemens.








Tinggalkan Balasan