Jakarta, Petrominer – Sistem pembayaran non tunai yang saat ini sudah diterapkan di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik PT Pertamina (Persero) diharapkan bisa berkembang. Dengan demikian ke depan, sistem tersebut juga bisa diberlakukan di SPBU seluruh Indonesia.
“Sistem pembayaran non tunai ini merupakan inovasi yang sangat baik dari Pertamina. Kita harus dukung supaya terus berkembang,” kata pengamat ekonomi Universitas Batanghari, Pantun Bukit, dalam keterangannya yang diterima Petrominer, Sabtu (22/9).
Menurut Pantun, pembayaran non tunai di SPBU sangat besar manfaatnya bagi perekonomian nasional. Antara lain, membantu Pemerintah memantau jumlah uang yang beredar secara online. Misalnya saja, jumlah transaksi per hari, semua bisa dicatat melalui sistem tersebut.
“Hal ini tentu berbeda jika pembayaran dilakukan tunai, di mana banyak transaksi yang tidak tercatat,” lanjutnya.
Karena itulah, jelas Pantun, sistem pembayaran non tunai sekaligus juga bisa menurunkan jumlah spekulan. Dan pada akhirnya, tentu bisa mengendalikan nilai tukar Rupiah dengan baik.
“Apalagi sistem tersebut diberlakukan di SPBU, di mana setiap orang pasti membutuhkan BBM. Jadi, kalau sistem pembayaran non tunai dimulai dari SPBU, maka secara perlahan bisa memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia,” paparnya.
Dengan mengurangi penggunaan uang kartal (uang tunai) semaksimal mungkin, diharapkan bisa membuat perekonomian nasional menjadi lebih efisien. Untuk itulah, ke depan seluruh sektor ekonomi juga akan mengikuti langkah Pertamina dalam menerapkan sistem pembayaran non tunai.
Sistem pembayaran non tunai di SPBU untuk saat ini baru diterapkan di berberapa SPBU di Jawa dan Sumatera Barat. Terakhir, Pertamina baru saja meluncurkan Jalur Non Tunai (JNT) pembelian BBM di SPBU 14.251.518 Pisang, Kota Padang.
Pemberlakukan sistem pembayaran tanpa uang cash tersebut bukan yang pertama. Saat mudik 2018 lalu, Pertamina tersebut sudah membuka layanan pembayaran non tunai di berbagai SPBU di Pulau Jawa.
Guna mendukung sistem pembayaran non tunai tersebut, selain menggandeng BRI, Pertamina juga bekerja sama deengan penyedia layanan perbankan, seperti Mastercard. Melalui berbagai kerja sama tersebut, Pertamina berharap bahwa target untuk menerapkan sistem pembayaran non tunai tersebut di SPBU di seluruh Indonesia, bisa tercapai.









Tinggalkan Balasan