, ,

PLN Listriki Dua Lokasi Terpencil di Pulau Sumbawa

Posted by

Mataram, Petrominer – PT PLN (Persero) berkomitmen untuk terus bekerja keras melistriki seluruh pelosok nusantara. Selama bulan Ramadhan lalu, selain Gili Gede, PLN juga berhasil melakukan penyambungan listrik ke dua lokasi terpencil di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

“Saya berharap dengan hadirnya listrik dapat meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujar General Manager PLN Wilayah NTB, Rudi Purnomoloka.

Hingga akhir tahun 2017, rasio elektrifikasi di Provinsi NTB telah mencapai 85,10 persen, dari target sebesar 80,10 persen. Untuk meningkatkan rasio elektrifikasi, pada tahun 2018, melalui program listrik desa, PLN berencana melistriki 77 dusun yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Harapannya, pada akhir tahun 2018 rasio elektrifikasi mencapai 93,52 persen dan telah mencapai 100 persen pada tahun 2020.

Kedua desa yang baru saja dilistriki adalah Desa Lebin, Kabupaten Sumbawa dan Dusun Boa, Desa Pasir Putih, Kabupaten Sumbawa Barat. Total 300 kepala keluarga tinggal di dua lokasi tersebut.

Desa Lebin terletak di sebelah barat Kabupaten Sumbawa dan berjarak sekitar 90 kilometer dari pusat kota Kabupaten Sumbawa. Karena jaraknya yang cukup jauh dari jaringan listrik yang tersedia, PLN menggunakan sistem isolated dengan menggunakan mesin pembangkit berkapasitas 280 kilo Watt (kW) untuk melistriki Desa Lebin.

Pembangunan jaringan listrik di wilayah terpencil ini dilakukan melalui Program Listrik Desa (Lissa). Untuk melistriki Desa Lebin, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 14,76 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 2,24 kms, dan gardu berkapasitas 100 kVA.

Kepala Desa Lebin, Muhammad Arsyad, mengungkapkan rasa syukur atas masuknya listrik. Menurutnya ini menjadi kado terindah bagi masyarakat Desa Lebin, khususnya dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

“Mungkin ini yang dinamakan rejeki, mau lebaran, listrik kami menyala. Meskipun baru 12 jam, masyarakat bahagia karena malam kami sudah bebas dari gelap berkat adanya listrik dari PLN. Insya Allah kami bisa menyambut lebaran lebih gembira,” ujar Arsyad.

Sementara untuk melistriki Dusun Boa, PLN membangun JTM sepanjang 0,85 kms, JTR sepanjang 0,7 kms, dan 1 gardu berkapasitas 100 kVA. Berbeda dengan Desa Lebin, kelistrikan di Dusun Boa sudah masuk ke dalam sistem kelistrikan Sumbawa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *