,

Untuk Pertama Kalinya, Digelar PetroChallenge

Posted by

Jakarta, Petrominer – Ada salah satu kegiatan menarik pada hari kedua penyelenggaraan Indonesia Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2018, Kamis (3/5). Sejumlah mahasiswa dengan dibantu beberapa tenaga profesional di bidang minyak dan gas bumi (migas) berkompetisi dan berkolaboran untuk menemukan dan mengembangkan hidrokarbon atau cadangan migas.

Kegiatan yang digelar di Cendrawasih 1 Jakarta Convention Centre itu bertajuk IPA PetroChallenge™. Ini merupakan kali pertama diadakan di Indonesia. Kegiatan perdana ini membantu menjembatani kesenjangan antara akademisi dan industri migas. Para mahasiswa yang terlibat berasal dari Universitas di Jakarta, Bandung, Cepu dan Papua.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajak untuk menggunakan simulator pembelajaran hulu migas NExT, yakni OilSim, di mana tim mahasiswa berkompetisi dan berkolaborasi untuk menemukan dan mengembangkan hidrokarbon. Selama ini, OilSim juga digunakan oleh industri hulu migas untuk melatih para profesional di bidang teknis dan non-teknis seperti geologi, geofisika, manajemen proyek, strategi, pengambilan keputusan dan kerja tim.

IPA PetroChallenge akan melihat tim yang dipilih secara khusus untuk bersaing dan berkolaborasi mencoba mendapatkan nilai perusahaan tertinggi. Kegiatan ini mendapat dukungan dari BP, ExxonMobil, PTTEP, SKKMigas dan NExT. Masing-masing pihak tersebut telah memilih tim mahasiswa dari universitas pilihan mereka. Ini sebagai bagian dari upaya merangkul teknologi pembelajaran baru guna membantu mempersiapkan mahasiswa terjun ke industri.

Setiap tim terdiri beberapa mahasiswa dan perwakilan dari masing-masing pihak sponsor, BP, Exxonmobil, PTTEP, SKK Migas, NExT, dan organisasi profesional industri seperti Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) dan Society Petroleum Engineering (SPE) Java Section. Setiap tim akan bertindak sebagai perusahaan migas dan menghadapi tantangan yang membawa mereka melalui fase eksplorasi dari suatu cekungan sedimen hingga mengembangkannya.

Kegiatan ini akan dipandu oleh Paula Kelly, Direktur Pelatihan Terpadu di NExT dan juara bisnis global PetroChallenge dan OilSim. Dia secara khusus hadir dari Houston, Texas, untuk bertindak sebagai instruktur utama dalam acara dengan pengantar bahasa Inggris ini. Paula juga akan didampingi oleh rekan-rekannya dari Schlumberger Indonesia, yang bersama-sama akan memfasilitasi tantangan dan membantu tim saat mereka maju melalui keputusan dan konsekuensiya.

Berpartisipasi dalam acara PetroChallenge tahun ini adalah mahasiswa dari Universitas di Jakarta, Bandung, Cepu dan Papua.

Kegiatan IPA PetroChallenge idibuka oleh Kepala SDM SKK Migas, Hudi D. Suryodipuro, dan Ketua Komite IPA Convex 2018, Novie Hernawati.

PetroChallenge™ merupakan ajang pendidikan bagi mahasiswa dengan tujuan mengembangkan pengetahuan mereka tentang industri migas dan minat mereka dalam mengejar karir profesional di industri atau pilihan pendidikan tinggi yang relevan. Kegiatan ini telah diselenggarakan di beberapa negara. Sementara di Indonesia, baru kali ini digelar.

Simulator online OilSim™ dapat membawa pengguna melalui seluruh proses eksplorasi tidak seperti kompetisi lain yang hanya fokus pada disiplin, mengajukan pertanyaan kuis atau menggunakan simulator berbasis excel atau kertas. Ini menawarkan platform untuk pengalaman kerja tim yang sangat baik, mengembangkan keterampilan kolaboratif dan memahami persaingan dalam ‘pengaturan kehidupan nyata’ yang disimulasikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *