Jakarta, Petrominer – Baker Hughes, a GE company (BHGE) menawarkan sebuah layanan yang menggabungkan kemampuan digital dan teknologi canggih sehingga bisa menghasilkan efisien tinggi di industri minyak dan gas bumi (migas). Layanan baru ini rencananya akan mulai diperkenalkan dalam acara Indonesian Petroleum Association Convetion and Exhibition (IPA Convex) 2018 yang dihelat pada 2-4 Mei 2018.
Menurut Presiden Director BHGE Iwan Chandra, setelah selesainya penggabungan usaha antara Baker Hughes dengan bisnis migas GE (General Electric) September 2017 lalu, BHGE menjadi perusahaan pertama yang menawarkan layanan fullstream (dari hulu sampai hilir). Jasa ini menyatukan perlatan, layanan dan solusi digital terdepan di industri untuk seluruh spektrum pengolahan migas.
“Perubahan disruftif merupakan hal yang normal dalam industri migas saat ini. Di BHGE, kami membantu para pelanggan di industri migas untuk bertahan terhadap segala ketidakpastian, bekerja lebih cerdas dan meghadirkan energi kepada lebih banyak masyarakat. Layanan yang kami miliki semakin membedakan dari pelaku industri lain dalam seluruh aliran nilai di mana kami menghadirkan dan membantu pelanggan dalam mendorong produktivitas, sambil meminimalkan biaya dan risiko,” jelas Iwan, Senin (30/4).
Dengan jasa baru tersebut, BHGE akan membantu pelanggan mendapatkan, mengangkut dan mendapatkan produk akhir hidrokarbon secara lebih efisisien, produktif dan aman, serta ramah lingkungan. Jasa tersebut juga menghasilkan biaya per barel menjadi lebih rendah.
“Belum ada perusahaan lain yang dapat menyatukan kemampuan dalam seluruh rantai nilai produksi migas dari hulu, tengah dan hilir. Jasa yang lengkap ini menempatkan BHGE untuk menciptakan sumber nilai baru, meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomis proyek melalui peralatan dan layanan yang terinetgrasi,” paparnya.








Tinggalkan Balasan