Rig offshore di lapangan Bangka, Selat Makasar.

Jakarta, Petrominer — Sebanyak 38 kontrak kerja migas (KKS) akan habis masa kontraknya dalam jangka waktu 10 tahun ke depan. Para kontraktor yang mengelola blok migas itu masih diberi kesempatan untuk mengajukan perpanjangan.

“Lima tahun sebelum kontraknya habis, kontraktor sudah bisa mengajukan usulan untuk memperpanjang kontrak,” ujar Direktur Jenderal Migas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), IGN Wiratmaja Puja, Selasa (26/4).

Selain memberi perpanjangan kontrak, jelas Wiratmaja, Pemerintah punya opsi lain terhadap blok migas yang akan habis masa kontraknya ini. Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 15 Tahun 2015, Pemerintah memiliki opsi untuk memutuskan apakah diserahkan kepada Pertamina, memperpanjang kontrak kontraktor lama, pengelolaan bersama antara Pertamina dan kontraktor, atau melelang blok migas tersebut kepada kontraktor lain.

Berikut daftar KKS yang akan habis masa kontraknya dalam 10 tahun mendatang (2016 -2026):

1. PT PHE ONWJ (Blok Offshore North West Java), habis tahun 2017
2. PT Medco E&P Lematang (Blok Lematang), habis tahun 2017
3. Total E&P Indonesie (Blok Mahakam), habis tahun 2017
4. Indonesia Petroleum Exp. Ltd. (Blok Attaka), habis tahun 2017
5. JOB Pertamina-PetroChina East Java (Blok Tuban), habis tahun 2018
6. JOB Pertamina-Talisman (Ogan Komering) (Blok Ogan Komering), habis tahun 2018
7. Virginia Indonesia Co.Llc. (Blok Sanga-Sanga), habis tahun 2018
8. CNOOC Ses.Ltd. (Blok Southeast Sumatra), habis tahun 2018
9. PT Pertamina Hulu Energi (Blok “B”), habis tahun 2018
10. PT Pertamina Hulu Energi (Blok NSO/NSO Ext.), habis tahun 2018
11. Total E&P Indonesie (Blok Tengah), habis tahun 2018
12. Chevron Indonesia Company (Blok East Kalimantan), habis tahun 2018
13. JOB Pertamina-Amereda Hess Jambi Merang (Blok Jambi Merang South Sumatra), habis tahun 2019
14. JOB Pertamina-Golden Spike Energy Indonesia (Blok Pendopo & Raja), habis tahun 2019
15. Lion Petroleum (Seram) Ltd. (Blok Bula), habis tahun 2019
16. Citic Seram Energy Limited (Blok Seram Non Bula), habis tahun 2019
17. Chevron Makasar Ltd. (Blok Makasar Strait Offshore Area “A”), habis tahun 2020
18. ConocoPhilips (South Jambi Ltd.) (Blok South Jambi Blok B), habis tahun 2020
19. Lapindo Brantas Inc. (Blok Brantas), habis tahun 2020
20. JOB Pertamina-PetroChina Salawati (Blok Salawati Kepala Burung), habis tahun 2020
21. Kondur Petroleum S.A. (Blok Malacca Strait), habis tahun 2020
22. Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd. (Blok Sengkang), habis tahun 2020
23. Kalila (Bentu) Limited (Blok Bentu Segat), habis tahun 2021
24. PT Chevron Pacific Indonesia (Blok Rokan), habis tahun 2021
25. Petroselat Ltd. (Blok Selat Panjang), habis tahun 2021
26. PT Medco E&P Tarakan (Blok Tarakan East Kalimantan), habis tahun 2022
27. Pertamina (Blok Coastal Plains and Pekanbaru / CPP), habis tahun 2022
28. BP Muturi Holdins B.V. (Blok Muturi), habis tahun 2022
29. Montd’or Oil Tungkal Ltd. (Blok Tungkal), habis tahun 2022
30. BP Wiriagar Ltd. (Blok Wiriagar), habis tahun 2023
31. Petrochina International Jabung Ltd. (Blok Jabung), habis tahun 2023
32. Medco E&P Indonesia (Blok Rimau), habis tahun 2023
33. Conocophillips (Grissik) Ltd. (Blok Corridor), habis tahun 2023
34. Petrochina International Bangko Ltd. (Blok Bangko), habis tahun 2025
35. Hess (Indonesia – Pangkah) Ltd. (Blok Pangkah), habis tahun 2026
36. Petrochina International (Bermuda) Ltd. (Blok Kepala Burung), habis tahun 2026
37. Premier Oil Natuna Sea B.V (Blok Natuna Sea Block “A”), habis tahun 2026
38. PC Muriah Ltd. (Blok Muriah), habis tahun 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here