Gowa, Petrominer – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), melalui Direktorat Jenderal EBTKE, merealisasikan penambahan 350 unit Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) yang tersebar di Provinsi Sulawesi Selatan. Serah terima infrastruktur umum tersebut dilakukan secara simbolis di Desa Julubori, Palangga, Gowa, Rabu (9/11).
Sekretaris Direktorat Jenderal EBTKE, Sahid Junaidi, mengatakan Pemerintah komitmen dalam menjalankan berbagai program kegiatan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui program pemasangan Penerangan Jalan Umum-Tenaga Surya (PJU-TS) yang didukung oleh Komisi VII DPR RI dan Pemerintah Daerah.
“Pemasangan PJU-TS merupakan komitmen dari Kementerian ESDM, yang mengalokasikan Wise Budgeting, di mana pemanfaatan APBN harus dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Sahid.
Dia menyebutkan bahwa penggunaan lampu PJU-TS juga termasuk dukungan nyata atas isu transisi energi yang menjadi perhatian dalam Presidensi G20 tahun 2022. Ini pun akan terus berlangsung ke depannya.
“Seperti kita ketahui tanggal 15 dan 16 bulan ini, Indonesia selaku tuan rumah Presidensi G20, memiliki hajat besar yang berada di Bali, dan salah satu isu utamanya adalah terkait dengan transisi energi berkelanjutan, dan hari ini kita telah merealisasikan hal tersebut. PJU-TS adalah bukti nyata bahwa kita sudah melakukan transisi energi, dan kegiatan ini akan terus berlangsung ke depan,” tegas Sahid.
Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi VII DPR, Ridwan Andi Wittiri, menyatakan kegembiraannya atas pendapat masyarakat tentang manfaat terpasangnya PJU-TS di daerah mereka. Ridwan pun menitipkan pesan kepada masyarakat yang hadir dalam peresmian untuk turut merawat infrastruktur yang sudah terpasang di daerah mereka.
Sebanyak 350 unit PJU-TS yang diresmikan kali ini merupakan realisasi program Tahun Anggaran 2021. PJU-TS tersebut tersebar di 5 kabupaten dan 1 kota di Sulawesi Selatan. Dengan rincian, Kabupaten Bantaeng 60 unit, Kabupaten Jeneponto 60 unit, Kabupaten Takalar 60 unit, Kabupaten Gowa 60 unit, Kota Makassar 50 unit, dan Kabupaten Selayar 60 unit.
Program pemasangan PJU-TS dilaksanakan oleh Kementerian ESDM sejak tahun 2015 dan telah berhasil memasang 90.687 titik PJU-TS di seluruh wilayah Indonesia. Jika ditotal, jumlah ini setara dengan menerangi jalan sepanjang 4.534 km. Pada tahun 2021 telah terbangun sebanyak 22.000 unit PJU-TS di 34 provinsi atau setara dengan menerangi jalan sepanjang 1.100 km.
Layanan Perbaikan
Penerangan menggunakan PJU-TS memiliki kelebihan yakni sifatnya yang stand alone di mana menggunakan cahaya matahari sebagai sumber energi listriknya, sehingga PJU-TS ini sangat cocok digunakan untuk jalan-jalan di daerah-daerah yang belum terjangkau oleh listrik PLN dan juga daerah-daerah yang mengalami krisis energi listrik, terutama di daerah terpencil.
PJU-TS yang diberikan pada program ini memiliki jaminan pemeliharaan selama 1 (satu) tahun ditambah garansi sistem selama 2 (dua) tahun sejak jaminan pemeliharaan berakhir, sehingga total 3 (tiga) tahun jaminan perbaikan ditanggung oleh penyedia.
Apabila terdapat kerusakan dapat melaporkan ke pusat layanan perbaikan (service centre), nomor kontak tertera pada QR Code pada tiang lampu PJU-TS dan juga dapat melalui layanan pengaduan Ditjen EBTKE.
Komponen 1 set PJU-TS seri ini terdiri atas satu buah modul surya, 300 Wp, satu buah lampu LED 40 W/24 V, satu buah Baterai Li-FePO4 25,6V 40Ah+BMS dan box baterai, satu buah Solar Charge Controller, tiang, pondasi, kabel dan accessories PJU-TS. Adapun masa garansi per komponen adalah modul surya 20 tahun, lampu LED 5 tahun, baterai 3 tahun, Solar Charge Controller (SCC) 3 tahun, dan garansi sistem 3 tahun.









Tinggalkan Balasan