, ,

PLN Listriki Pulau Berkadar Oksigen Tertinggi Di Dunia

Posted by

Sumenep, Petrominer – PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur berhasil mengoperasikan pembangkit listrik bermesin diesel di Pulau Gili Iyang, Kecamatan Dungkek, Sumenep, Jawa Timur. PLN menginvestasikan dana sebesar Rp 12,95 miliar untuk membangun fasilitas ketenagalistrikan di pulau terdepan tersebut.

Peresmian fasilitas ketenagalistrikan di Gili Iyang tersebut dilakukan oleh Bupati Sumenep Busyro Karim dan General Manager PLN Distribusi Jawa Timur Dwi Kusnanto, Jum’at (10/11). Dalam kesempatan tersebut, PLN memberikan bantuan program bina lingkungan melalui PLN Peduli sebesar Rp 110 juta kepada masyarakat setempat.

Gili Iyang telah dicanangkan sebagai objek wisata kesehatan sejak tahun 2015 lalu. Pulau ini memiliki kadar oksigen tertinggi di dunia yakni 21,5 persen, lebih tinggi dari kadar oksigen rata-rata yang sebesar 20 persen. Kini, penduduknya sudah dapat menikmati listrik PLN.

Mesin pembangkit listrik kapasitas 3 x 500 kilo Watt yang dioperasikan PLN mampu untuk melistriki 3.000 pelanggan yang berada di dua desa, yakni Desa Bancamara dan Desa Banraas.

Hadapi Tantangan

Dalam sambutannya, Dwi Kusnanto menjelaskan upaya PLN melistriki pulau terdepan di Jawa Timur ini memiliki tantangan tersendiri.

Perjalanan yang memakan waktu tidak sebentar dari Surabaya menuju Pamekasan sekitar 4 jam, lalu diteruskan menuju Sumenep membutuhkan waktu 1,5 jam melewati jalur darat.

Selanjutnya, menyeberang ke Gili Iyang menggunakan transportasi kapal penumpang selama 45 menit hingga 1 jam. Akses menuju lokasi pendirian tiang pun tak mulus.

“Untuk mendaratkan mesin trafo, PLN mesti memutar otak. Hal ini disebabkan kondisi alam dan laut di sekitar pulau yang tak tak memungkinkan kapal merapat dengan stabil,” terang Dwi Kusnanto.

Walhasil, masyarakat setempat bersama dengan PLN berjibaku membuat daratan dari karung–karung berisi pasir. Setelah dirasa cukup tinggi, barulah mesin dapat didaratkan dengan bantuan forklift dari kapal ke daratan.

“Segala kesulitan dan tantangan ini sirna tatkala tiang beton dan trafo berdiri hingga terpasangnya jaringan hingga kwh meter ke rumah–rumah masyarakat,” ujar Dwi Kusnanto bangga.

Dalam upayanya melistriki Gili Iyang, PLN menginvestasikan dana sebesar Rp 12,95 miliar untuk membangun jaringan listrik, 6 buah Gardu Distribusi dengan kapasitas masing–masing 600 kilo Volt Ampere (kVA) dan PLTD berkapasitas 3×500 kW.

 

Pembangunan kelistrikan di Kecamatan Dungkek ini berlokasi di beberapa titik, antara lain Desa Bancamara (Dusun Malengngen, Bancamara Barat, Bancamara Timur, Lembana, Baneteng Laok) dan Desa Banraas (Dusun Asem, Ra’as Barat, Ra’as Timur, Bungkok).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *