Salah satu PLTS Atap yang dipasang oleh Xurya untuk industri.

Jakarta, Petrominer – Xurya memperoleh dana investasi sebesar US$ 55 juta untuk lebih mendorong adopsi energi terbarukan yang lebih luas. Putaran investasi ini dipimpin oleh Norwegian Climate Investment Fund yang dikelola oleh Norfund, bersama dengan Swedfund, Clime Capital sebagai pengelola SEACEF II, British International Investment (BII), dan AC Ventures.

Managing Director Xurya, Eka Himawan, menjelaskan dana segar ini akan membantu Xurya agar mampu bersaing dalam skala global. Dengan penambahan investasi ini, total pendanaan yang telah diterima Xurya hingga kini mencapai lebih dari US$ 88 juta (sekitar Rp 1,5 triliun).

“Dengan dukungan para investor kelas dunia ini, kami tidak hanya akan terus menghasilkan inovasi guna mendukung transisi energi nasional yang berkelanjutan, namun juga berambisi untuk menjadi perusahaan kelas dunia dalam beberapa tahun mendatang,” ujar Eka, Senin (1/7).

Menurutnya, Xurya menjadi perusahaan energi terbarukan pertama di Indonesia yang mendapatkan pendanaan secara langsung dari Norwegian Climate Investment Fund dan Swedfund, yaitu Development Finance Institution (DFI) dari Swedia. Xurya juga merupakan investasi ekuitas perdana di Indonesia oleh BII, yang merupakan DFI dan impact investor dari Inggris. Sedangkan Clime Capital dan AC Ventures sudah pernah memberikan pendanaan untuk Xurya pada putaran sebelumnya.

Hingga saat ini, Xurya telah memiliki lebih dari 170 PLTS yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. PLTS Xurya telah berkontribusi dalam menghindari emisi karbon sebesar 152.000 ton CO2 per tahun dan menghasilkan lebih dari 1.600 lapangan kerja hijau.

“Dengan dana dari putaran investasi saat ini, Xurya diproyeksikan dapat meningkatkan lagi kontribusinya dalam penghindaran emisi karbon sebesar 370.000 ton CO2 per tahun,” ujar Eka.

Xurya adalah perusahaan Indonesia pertama yang menawarkan skema sewa PLTS atap tanpa biaya awal. Perusahaan ini telah membantu mendorong pesatnya pemasangan PLTS atap akhir-akhir ini terutamanya di sektor komersial dan industrial. Sampai sekarang, tim Xurya terus berinovasi dan menjadi pionir dalam berbagai hal di industri ini, seperti menjadi yang pertama di Indonesia dalam menggunakan internet of things (IoT) untuk pengoperasian PLTS dari jarak jauh, dan penerapan machine learning dalam pengoperasian PLTS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here