Pendirian tiang sebagai bagian dari program listrik desa di Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Halmahera Tengah, Petrominer – Peningkatan Rasio Elektrifikasi (RE) menjadi salah satu fokus PT PLN (Persero) dalam meningkatkan kesejahteraan dan mendorong kegiatan ekonomi serta mendukung nawacita Pemerintah dalam meningkatkan RE Nasional. Upaya peningkatkan tersebut dilakukan dengan melistriki desa-desa yang belum berlistrik melalui program Listrik Desa (LISSA) serta pulau-pulau terluar.

Kali ini, upaya PLN tersebut telah dirasakan oleh masyarakat Desa Umera, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. Rabu (17/7), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini berhasil melistriki Desa Umera yang terletak di Pulau Gebe. Pulau ini terletak di antara Pulau Halmahera dan Kepulauan Raja Ampat yang berhadapan langsung dengan Samudera Pasifik.

Menurut General Manager (GM) PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Romantika Dwi Juni Putra, dengan dilistrikinya Desa Umera, maka kini tersisa 1 (satu) desa lagi yang akan segera dilistriki oleh PLN dari total 62 desa yang ada di Kabupaten Halmahera Tengah.

“Pemda Kabupaten Halmahera Tengah sangat berperan dalam membantu kami melistriki Desa Umera, mulai dari pembayaran biaya pasang baru bagi 116 pelanggan, bantuan Right Of Way (ROW), bantuan 3 unit mesin sebelumnya di PLTD Gebe melalui skema Serah Terima Operasi (STO) dengan total kapasitas 1.700 kW, serta rencana bantuan 1 unit mesin untuk penambahan kapasitas di PLTD Patani dengan kapasitas 250 kW. Semoga sinergi positif ini dapat terus terjalin,” ujar Romantika.

Untuk melistriki Desa Umera, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 17 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 1,6 kms dan 1 buah Trafo Distribusi kapasitas 100 kVA.

Dengan dilistrikinya Desa Umera ini juga, kini tersisa 63 desa lagi yang akan segera dilistriki oleh PLN dari total 692 desa di Pulau Halmahera dan Pulau Morotai. Adapun ditargetkan pada tahun 2020 PLN dapat melistriki sebanyak 1.181 desa dari total 1.200 desa di Provinsi Maluku Utara atau rasio desa berlistrik PLN sebesar 98,4 persen, di mana tercatat hingga Juni 2019 RE PLN di Provinsi Maluku Utara telah mencapai 89,33 persen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here