Jakarta, Petrominer — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memenangkan lelang pengadaan pasokan gas bumi untuk kebutuhan produksi PT Krakatau Nippon Steel Sumikin (KNSS) di Cilegon, Banten. Kontrak pasokan gas selama 5 tahun itu akan dimulai awal tahun 2017 mendatang.

Sebagai pemenang lelang, PGN akan memasok kebutuhan gas bumi bagi anak usaha PT Krakatau Steel Tbk itu. Kerja sama pasokan gas bumi tersebut tertuang dalam Penandatangan Perjanjian Jual Beli Gas Bumi (PJBG), yang ditandatangani Kamis sore (28/4) di Cilegon, Banten. Pasokan gas akan dimulai pada 1 Februari 2017.

“Ini merupakan bukti, di tengah persaingan ketat antara pemasok gas bumi di Cilegon, PGN kembali dipercaya konsumen karena memberikan layanan yang profesional dan memiliki fasilitas infrastruktur yang andal,” ungkap Direktur PGN Danny Praditya yang dihubungi Petrominer, Jum’at pagi (29/4).

KNSS merupakan perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dengan Nippon Steel & Sumitomo Metal Corporation. Krakatau Steel menguasasi 49% saham di KNSS. KNSS memproduksi dan menjual cold rolled dan galvanized cold rolled yang digunakan untuk keperluan komponen otomotif.

“Pasokan gas mulai mengalir 1 Februari 2017. Sementara jangka waktu kontrak sesuai aturan yang berlaku yakni selama 5 tahun,” kata Danny.

Sementara itu, usai penandatanganan PJBG, Presiden Direktur KNSS, Naomassa Arita mengatakan, pihaknya memilih PGN sebagai perusahaan yang memasok gas ke pabriknya karena PGN paling memenuhi aspek komersial kriteria lelang, mulai dari harga yang kompetitif, kehandalan infrastruktur, komposisi gas, dan sumber daya manusianya yang profesional.

“Produk kami didesain untuk memiliki kualitas tinggi, sehingga harus cermat dalam memilih pemasok, terutama pemasok gas. Dan PGN merupakan yang terbaik di antara semua peserta lelang,” kata Naomassa Arita.

Dalam kesempatan itu, Naomassa Arita menambahkan, pihaknya mengharapkan dukungan pemerintah untuk lebih memperhatikan sektor rill seperti industri baja. Ini mengingat Indonesia merupakan negara yang sedang giat membangun infrastruktur, sehingga pertumbuhan industri penunjang seperti baja sangat vital.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here