Senior VP Onshore Asset Medco E&P, Imron Gazali, melakukan serahterima hasil kegiatan rehabilitasi DAS kepada Ditjen PDASHL Kementerian LHK, Selasa (12/10).

Jakarta, Petrominer – Pemerintah menyatakan PT Medco E&P Indonesia (Medco E&P) telah berhasil program rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) di Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah. Program ini merupakan salah satu dari upaya Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) migas itu dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup dalam kegiatan operasional di wilayah kerjanya.

Medco E&P telah melaksanakan program rehabilitasi DAS di lokasi Kawasan Hutan Lindung Meranti Sungai Merah Sub Das Banyuasin, Sumatera Selatan, seluas 18,83 hektar dan Kawasan Hutan Produksi Tetap di wilayah DAS Barito sub DAS Lahung, Permata Intan, Murung Raya, Kalimantan Tengah, seluas 83 hektar.

Kegiatan rehabilitasi ini telah dilakukan oleh Medco E&P Blok Rimau dan MedcoEnergi Bangkanai Ltd. bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksanaan Kegiatan Industri Hulu Migas (SKK Migas) di kedua wilayah kawasan hutan tersebut. Rehabilitasi DAS dilakukan sebagai kewajiban dari Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) yang diperoleh Medco E&P.

Keberhasilan program tersebut dituangkan dalam sebuah berita acara yang ditandatangani Pemerintah dan Medco E&P. Serah terima hasil kegiatan tersebut diserahterimakan kepada Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (Ditjen PDASHL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Selasa, (12/10).

VP Relations & Security Medco E&P, Arif Rinaldi, mengatakan bahwa pihaknya berharap kerjasama dengan Pemerintah dalam rehabilitasi lahan ini dapat terus dilanjutkan karena. Apalagi, program-program rehabilitasi DAS sudah dilakukan dilakukan terbukti dapat berjalan dengan baik.

“Kami terlibat aktif dalam pelestarian lingkungan dengan menanam berbagai jenis tanaman diantaranya, meranti merah, pulai, tengkawang, nangka, durian, kemiri. Semoga kerjasama rehabilitasi ini bisa terus ditingkatkan,” ujar Arif Rinaldi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here