Jakarta, Petrominer – Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerjasama dengan BUMN sektor ESDM kembali melaksanakan mudik bersama. Kegiatan ini diperuntukkan bagi pegawai golongan I, II dan honorer.

Pelepasan 1.385 peserta mudik bersama yang akan berlebaran di kampung halamannya itu dilakukan di kantor Kementerian ESDM, Jum’at sore (8/6). Mereka dilepas oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan, yang didampingi Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Pimpinan Tinggi Kementerian ESDM dan Plt. Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati.

“Kegiatan mudik bersama ini melambangkan kebersamaan sosial antar keluarga besar sektor ESDM. Ada bela rasa terhadap sesama anak bangsa tanpa ada perbedaan,” ujar Jonan dalam sambutannya sebelum melepas peserta mudik bersama.

Kepada pengemudi, dia berpesan agar tidak memaksakan diri jika sudah kelelahan agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. “Kalau nanti pengemudinya kecapean atau agak ngantuk jangan dipaksakan untuk terus, lebih baik diingatkan untuk berhenti, karena kalau sampai terjadi kecelakaan waktunya bisa lebih panjang,” ujar Jonan.

Kepada peserta mudik yang membawa anak kecil, Jonan meminta agar memperhatikan kesehatan anak yang dibawanya dengan memperhatikan tempat-tempat untuk beristirahat.

“Semoga kegiatan mudiknya lancar dan jangan lupa tanggal 21 Juni mendatang harus masuk kerja kembali,” tegasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ego Syahrial, melaporkan bahwa program mudik bersama keluarga besar Kementerian ESDM merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun. Program ini adalah program yang sangat ditungu-tunggu oleh setiap golongan I, II serta seluruh pegawai honorer di lingkungan Kementerian ESDM.

Kegiatan ini, lanjut Ego, bertujuan untuk membantu para golongan I, II serta seluruh pegawai honorer, pensiunan beserta keluarganya untuk merayakan hari raya idul fitri di kampung halamannya dengan menyediakan transportasi yang aman.

“33 Bus disediakan dengan tujuan Jawa Barat, Jawa Tengah dan jawa Timur. 29 bus diberangkatkan dari Jakarta dan sisanya diberangkatkan dari Bandung yang dilepas oleh Kepala Badan Geologi,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here