Turbin gas 9HA sedang ditransfer untuk pengemasan dan pengiriman.

Jakarta, Petrominer – GE menyatakan berkomitmen untuk meningkatkan layanan turbin gas HA. Salah satu realisasinya adalah baru saja menyelesaikan dan melakukan pengiriman pertama komponen turbin gas HA yang diperbaiki di Advanced Manufacturing & Repair Technology (AMRT) Center.

President Services, Asia Pasific, and South Asia, GE Gas Power, Jim Vono, menyebutkan bahwa pengiriman pertama komponen turbin HA yang diperbaiki di AMRT Center ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Global Repair Solutions Singapore Center (GRSS), sebagai pemimpin global di sektor pengembangan, implementasi, dan perbaikan teknologi pembangkit listrik.

“Kami bangga GRSS berhasil memperbaiki komponen turbin HA mulai tahun ini. Seiring dengan pertumbuhan populasi dan permintaan listrik di Asia, kami menyadari bahwa GE perlu memperluas Pusat Layanan untuk lebih mendukung kemampuan perbaikan turbin HA secara global, dengan fokus khusus di regional,” tutur Jim Vono dalam siaran pers yang diterima PETROMINER, Senin (22/11).

AMRT Center, yang berdiri sejak 2019 dengan dukungan Singapore Economic Development Board (EDB), merupakan pusat riset dan pengembangkan untuk meningkatkan kemampuan perbaikan turbin gas HA dari GE. Fasilitas ini memiliki kemampuan khusus untuk perbaikan turbin gas HA selain turbin gas canggih lainnya di Singapura.

“Ini merupakan salah satu fasilitas perbaikan turbin gas terbesar yang dimiliki oleh GE secara global. Ke depannya, perbaikan turbin gas HA ini akan menjadi bagian penting bagi pemilik dan operator turbin gas HA. Mereka diharapkan bisa merasakan manfaat dari LEAN lines dengan perbaikan yang lebih efisien, peningkatan signifikan pada lead time, dan pengiriman perbaikan dalam kebutuhan outage mereka,” ungkapnya.

Pengiriman pertama ini merupakan pencapaian signifikan setelah pengumuman GE tahun 2019 untuk menginvestasikan hingga US$ 60 juta selama 10 tahun, yang mendukung GRSS menjadi pemimpin dalam pengembangan, implementasi, dan perbaikan teknologi pembangkit listrik dunia. Komitmen ini dirancang untuk memperkuat kemampuan perbaikan secara global dengan fokus khusus di Asia, di mana GE memiliki lebih dari 90 persen kemampuan untuk perbaikan turbin gas heavy duty dengan kapasitas terpasang yang terus berkembang.

Investasi tersebut memungkinkan lini bisnis ini untuk berkembang dari 250 menjadi 350 tenaga kerja dalam kurun waktu dua tahun, yakni pada bisnis turbin HA dan Aeroderivative. Ke depannya, akan menambah lebih banyak lagi pekerjaan untuk perbaikan turbin HA yang lebih kompleks, termasuk memperbaiki komponen berteknologi tinggi, seperti nozel dan bilah turbin HA. Empat bagian baru untuk memperbaiki komponen HA Hot Gas Path (HGP) juga turut ditambahkan guna mendukung permintaan global dalam hal perbaikan komponen turbin 9HA. Pada musim semi 2022, GRSS akan memenuhi syarat untuk perbaikan komponen turbin 7HA HGP di wilayah Asia.

Executive Vice President Singapore Economic Development Board, Tan Kong Hwee, menyampakan ucapan selamat kepada GE atas keberhasilan pengiriman komponen turbin gas HA pertama yang diperbaiki di AMRT Center. Dengan basis talenta berbakat dan infrastruktur yang kuat di Singapura, AMRT Center akan memainkan peran penting dalam memajukan program perbaikan GE Gas Power.

“Pusat Layanan ini akan mendukung ambisi ‘Manufacturing 2030’ agar kami bisa menjadi pusat bisnis global, inovasi, dan talenta berbakat untuk manufaktur canggih dan teknologi turbin gas yang lebih berkelanjutan,” ujar Tan.

GRSS, sebagaimana pusat perbaikan lainnya di Asia, seperti PT GE Nusantara Turbine Services di Indonesia, merupakan bagian dari jaringan luas kemampuan perbaikan GE skala lokal untuk turbin gas aeroderivatif dan heavy-duty guna melayani pelanggan dan keandalan aset serta memberikan dukungan 24 jam. Jaringan perbaikan ini juga sebagai bentuk komitmen GE untuk inovasi regional dan pengembangan talenta lokal.

Hingga saat ini, GE memiliki lebih dari 1.000 turbin gas yang sudah tersedia di wilayah Asia. GE Gas Power juga memiliki 21 lokasi konstruksi pembangkit listrik, delapan lokasi O&M, enam pusat perbaikan, dan lima perusahaan gabungan agar dapat mendukung pelanggan.

Pembangkit listrik H-Class Combined Cycle milik GE dirancang untuk mendukung upaya dekarbonasi tenaga gas. Saat ini, pembangkit listrik ini memiliki kemampuan menggunakan sampai 50 persen volume hidrogen jika bercampur dengan gas alam dan dengan arah pengembangan teknologi untuk dapat mencapai 100 persen hidrogen pada platform ini di dekade selanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here