Sebuah buku yang akan menjadi rujukan bagi geologi Indonesia karya Prof. Dr. R.P. Koesoemadinata.

Jakarta, Petrominer – Kini, ada sebuah buku yang bisa menjadi rujukan bagi geologi Indonesia. Buku berjudul “An Introduction into The Geology of Indonesia” hasil karya Prof. Dr. R. P. Koesoemadinata.

Ketua Ikatan Alumni Teknik Geologi (IAGL) ITB, Nanang Abdul Manaf, menyebutkan buku itu merupakan karya sejarah anak bangsa Indonesia yang membanggakan. Pasalnya, ini merupakan buku geologi Indonesia komprehensif pertama yang ditulis oleh ahli geologi Indonesia.

“Buku ini merupakan jawaban dari kebutuhan untuk memutakhirkan keilmuan geologi Indonesia,” ucap Nanang dalam acara peluncuran buku “An Introduction into The Geology of Indonesia”, yang digelar oleh Sekolah Bumi dan IAGL ITB, Senin (16/11).

Menurutnya, buku ini merupakan salah satu buku yang akan menjadi rujukan bagi geologi Indonesia, terutama terkait dengan pengembangan eksplorasi energi dan mineral di Indonesia. Kehadiran buku ini juga diharapkan akan memicu timbulnya penelitian-penelitian baru dalam ilmu kebumian serta aplikasinya.

Prof. Dr. R.P. Koesoemadinata telah mendedikasikan waktu, tenaga dan pikiran di bidang ilmu geologi lebih dari 60 tahun, baik di Indonesia maupun di mancanegara. Dia merupakan seorang “Guru” bagi hampir seluruh Ahli Geologi di tanah air.

“Beliau adalah sosok yang sangat menginspirasi dan menjadi panutan para ahli geologi Indonesia. Telah banyak sekali karya beliau yang telah beliau dedikasikan untuk tanah air. Moment ini adalah sejarah, landasan bagi para ahli-ahli geologi muda untuk meneruskan karya beliau, memberikan sumbangsih kepada tanah air dengan melakukan penelitian-penelitian yang menghasilkan kebaikan untuk bangsa ini,” ungkap Nanang.

Dia pun berharap, apa yang menjadi cita-cita. Prof. Dr. R. P. Koesoemadinata melalui buku ini akan lahir para ahli geologi muda yang mengedepankan ilmu pengetahuan berdasarkan kebenaran dan tidak tunduk kepada kekuasaan dan materi.

Peluncuran Buku “An Introduction into The Geology of Indonesia” ditandai dengan penyerahan buku dari Prof. Dr. R. P. Koesoemadinata kepada Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin, disaksikan Ketua IAGL ITB Nanang Abdul Manaf dan Perwakilan Teknik Geologi ITB, Aswan.

Ilmu pengetahuan pada empat dekade terakhir mengalami kemajuan yang sangat luar biasa. Seperti yang dirasakan saat ini dengan dikembangkannya komputer serta internet. Begitu juga ilmu kebumian salah satunya adalah Geologi.

Ilmu geologi sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Akan tetapi banyak yang tidak menyadari. Di dalam kegiatan 24 jam, hampir semua yang kita gunakan untuk menunjang kebutuhan sehari-hari adalah hasil dari peran para ahli geologi. Sebagai contoh sumber energi fosil merupakan hasil upaya eksplorasi yang dilakukan oleh para geoscientist minyak dan gas bumi. Kemudian baterai, oleh para geoscientist di bidang pertambangan. Kebutuhan air juga tidak lepas dari para ahli geologi air tanah serta hal-hal lainnya.

Prof. Dr. R. P. Koesoemadinata menjawab tantangan besar di depan, terutama di bidang Geologi terkait kebutuhan energi, mineral, pembangunan, bencana geologi dan lainnya dengan menulis buku tersebut.

Buku ini diharapkan akan memicu penelitian-penelitian oleh para akademisi di perguruan-perguruan tinggi di Indonesia maupun internasional serta dunia industri. Serta menjadi landasan para pemangku kebijakan untuk menciptakan regulasi atau kebijakan yang akan berdampak kepada kemaslahatan masyarakat luas.

Buku ini juga diharapkan akan memunculkan ide-ide baru untuk menemukan cadangan migas demi cita-cita kemandirian energi. Sebagai referensi, buku ini juga diharapkan dapat membantu mencapai penguasaan sumber daya mineral dan cadangan komoditas strategis nasional ; serta aplikasi yang lain seperti keteknikan geologi untuk memastikan terciptanya perencanaan pembangunan infrastruktur yang baik dan untuk manfaat lainnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif, menyatakan bahwa salah satu produk dari kegiatan kegeologian adalah penyediaan informasi geologi yang menjadi dasar bagi pengembangan energi dan mineral. Salah satu referensi yang digunakan badan geologi untuk menghasilkan produk tersebut adalah buku ini.

Hal senada juga disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Mochamad Basoeki Hadimoeljono. Disebutkannya bahwa buku itu akan memperkaya pengetahuan tentang geo resources terutama untuk vulkanologi, erupsi maupun gempa bumi.

“Kementerian PUPR yang lima tahun lalu bahkan lima tahun ke depan sedang intensif dalam tahap pembangunan infrastruktur akan sangat terbantu dengan hadirnya buku ini,” ungkap Basoeki.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here