Jakarta, Petrominer – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) telah merealisasikan penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) senilai Rp 60 miliar. Dana untuk Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) itu telah disalurkan hingga Agustus 2020.

Corporate Secretary PTBA, Apollonius Andwie C, menjelaskan bahwa rincian realisasi dana penyaluran PKBL PTBA adalah bencana alam Rp 15,16 miliar, pendidikan dan pelatihan Rp 9,65 miliar, kesehatan masyarakat Rp 1,97 miliar, sarana dan prasarana umum Rp 10,7 miliar, sarana ibadah Rp 3,6 miliar, pelestarian alam Rp 598 juta, dan sosial masyarakat Rp 10,7 miliar

“Di antara penyaluran dana PKBL tersebut, senilai Rp 15,3 miiliar disalurkan oleh PTBA dalam rangka tanggap Covid-19,” ujar Apollonius, Kamis (24/9).

Menurutnya, bantuan dana tanggap Covid-19 ini terdiri dari bantuan alat Kesehatan, bantuan langsung ke masyarakat maupun komunitas, sarana dan prasarana untuk mendukung protokol Kesehatan, sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19, dan lainnya.

Bantuan ke masyarakat diberikan tidak hanya untuk warga sekitar area pertambangan PTBA yang berada di Kabupaten Muara Enim, Kota Lahat, dan Prabumulih. Namun juga untuk warga yang berada di provinsi lainnya di Sumatera melalui Penugasan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bina Lingkungan Insidentil.

“Secara aktif sampai saat ini, PTBA terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19. Mulai dari membiasakan cuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, etika saat batuk, dan lainnya,” ungkap Apollonius.

Dia juga menegaskan bahwa Pelaksanaan penyaluran PKBL ini sesuai dengan Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor PER-09-MBU/07/2015 tanggal 3 Juli 2015 tentang program kemitraan dan program bina lingkungan Badan Usaha Milik Negara, sebagaimana diubah terakhir dengan peraturan Menteri BUMN Nomor PER-02-MBU/04/2020 tanggal 2 April 2020.

Sesuai dengan amanat tersebut, realisasi dana program kemitraan sebesar Rp 7,6 miliar, terdiri dari dana pinjaman dan dana pembinaan yang disalurkan kepada 166 usaha kecil, yang meliputi sektor industri, perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, jasa, dan sektor lainnya serta kerjasama dengan lembaga lain.

Sementara untuk program dana bina lingkungan disalurkan untuk program korban bencana alam, pendidikan atau pelatihan, peningkatan kesehatan masyarakat, pengembangan prasarana dan atau sarana umum, sarana ibadah, pelestarian alam, serta sosial kemasyarakatan dalam rangka pengentasan kemiskinan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here