kiri-kanan: CEO GE Indonesia Handry Satriago, Pratiwi Pujilestari Sudarmono, Premana Wardayanti Premadi, Menteri Riset dan Teknologi Indonesia Bambang Brodjonegoro, President & CEO GE Asia Pacific Wouter van Wersch, Eniya Listiani Dewi, Silvia Halim, dan Crystal Widjaja.

Jakarta, Petrominer – GE memberikan apresiasi kepada lima tokoh wanita Indonesia atas kontribusi dan inspirasi mereka di bidang Sains, Teknologi, Engineering dan Matematika (STEM). Ini merupakan salah satu bentuk dukungan GE bagi perkembangan wanita Indonesia di bidang tersebut.

Kelima tokoh wanita tersebut adalah Prof. dr. Pratiwi Pujilestari Sudarmono, Ph.D., SpM(K), ahli Mikrobiologi dari Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia; Dr. Premana Wardayanti Premadi Ph.D., ahli Astrofisika dan Kepala Observatorium Boscha; Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, B. Eng., M.Eng., profesor bidang Teknologi Proses Elektro Kimia di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT); Silvia Halim, Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta; dan Crystal Widjaja, Data Scientist Gojek.

Kelima tokoh wanita ini dianggap berprestasi dan menginspirasi di bidang STEM. Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara GE Indonesia Recognition for Inspiring Women in STEM di Jakarta, Rabu (27/11).

Dalam kesempatan itu, kelima wanita tersebut diajak berdiskusi bagaimana sektor publik dan swasta dapat bekerja sama dalam mendorong lebih banyak wanita untuk berpartisipasi dalam bidang STEM. Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 300 tamu, termasuk jajaran eksekutif puncak baik dari sektor publik maupun swasta serta mahasiswa/i.

Melalui acara ini, kata CEO GE Indonesia, Handry Satriago, GE Indonesia ingin mendorong para wanita Indonesia, termasuk para siswi, untuk mengambil STEM sebagai bidang studi dan pilihan karir mereka. GE akan berkolaborasi dengan sektor publik dan swasta dalam program berkelanjutan bagi para pelajar maupun lewat kampanye dan acara.

“GE berencana meneruskan kampanye tersebut melalui kolaborasi dengan pihak pemerintah, swasta dan publik di Indonesia,” kata Handry.

Dia menjelaskan, GE Indonesia telah secara aktif melakukan program pemberdayaan wanita di bidang STEM melalui sistem perekrutan maupun GE Women Network. Selama dua tahun terakhir, GE Women Network telah menjangkau lebih dari 2000 wanita baik di sektor publik maupun swasta untuk membangun keseimbangan gender di tempat kerja.

“Agar era baru inovasi digital memberikan manfaat yang sebesar-besarnya, sangatlah penting untuk berinvestasi dalam pengembangan keahlian serta menciptakan sumber daya manusia yang mumpuni untuk masa depan, antara lain melalui peningkatan pendidikan STEM,” jelas Handry.

Dia mengaku senang karena program Pemerintah Indonesia pun memprioritaskan pada pendidikan sains dan pengetahuan terapan, yang mana hal ini memberikan dukungan yang lebih besar kepada berbagai universitas berikut dukungan pembiayaan yang lebih besar untuk penelitian dan pengembangan teknologi. Langkah-langkah ini akan membantu Indonesia mengembangkan SDM yang dibutuhkan untuk mendukung pengembangan dan penggunaan teknologi baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here