Direktur Bisnis PLN Regional Jawa Bagian Barat, Haryanto WS, (Petrominer/Sony)

Jakarta, Petrominer – Sistem ketenagalistrikan di wilayah DKI Jakarta dan sekitar kian handal menyusul adanya tambahan pasokan sebesar 3000 megawatt (MW) dari Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa 2. Tambahan pasokan ini mulai mengalir pertengahan Juli 2018 lalu menyusul Commercial Operation Date (COD) Gas Turbine (GT) #4-2.

Tambahan pasokan ini membuktikan komitmen PT PLN (Persero) untuk terus meningkatkan kehandalan sistem kelistrikan DKI Jakarta dan sekitarnya. GT #4-2 mulai COD pada 18 Juli 2018. Sebelumnya, pembangkit yang dioperasikan PT Indonesia Power ini sudah mulai mengoperasikan (COD) GT #4-1 (300 MW) pada 4 Juni 2018 lalu.

“PLTGU Jawa 2 siap memberikan tambahan pasokan energi listrik sebesar 300 MW sehingga total kapasitas yang dapat dipasokan oleh PLTGU Jawa 2 sekarang menjadi 600 MW. Energi listrik tersebut ditujukan untuk melayani kebutuhan masyarakat melalui sistem jaringan transmisi dan gardu induk PLN di DKI Jakarta dan sekitarnya,” ujar Direktur Bisnis PLN Regional Jawa Bagian Barat, Haryanto WS, dalam acara syukuran COD GT #4-2, Rabu (1/8).

Haryanto menjelaskan, PLTGU Jawa-2 merupakan salah satu pembangkit listrik milik PLN terbesar dalam program 35.000 MW dengan bahan bakar gas yang dikerjakan oleh PLN. Pembangkit listrik ini juga memiliki efisiensi yang tinggi, karena teknologi Gas Turbine yang digunakan merupakan generasi ke-4 (M701F4) dan Low NOx Type Combustor sehingga lebih ramah lingkungan.

Kebutuhan gas PLTGU Jawa-2 disuplai dari Nusantara Regas melalui fasilitas gas Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Muara Karang dengan pemakaian gas sekitar 72,82 BBTUD (Billion British Thermal Unit per Day) untuk pengoperasian 1 unit GT pada beban 300 MW.

PLTGU Jawa 2 dibangun di area UPJP Priok dengan luas area sebesar ± 5,2 Ha. Secara keseluruhan, proyek ini setelah selesai akan memproduksi daya total sebesar 800 Megawatt (MW) yang berasal dari Gas Turbine (2×300 MW) dan Steam Turbine (1×200 MW).

Proyek PLTGU Jawa 2 pengerjaannya dibawahi oleh PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB) dengan pelaksanaan oleh PLN Unit Pelaksana Proyek Pembangkit Jawa Bagian Barat (UPP PJBB) 2. Kontrak pembangunan proyek berlaku efektif sejak 23 Nopember 2016 dengan nilai kontrak equivalen Rp 6.091 trilyun. Keberhasilan pelaksanaan COD ini menjadi simbol bahwa PLTGU Jawa 2 telah siap dioperasikan melalui sistem transmisi Jawa-Bali dengan kapasitas daya sebesar 600 MW.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here