Dwi Sotjipto mendapat ucapan selamat dari Amien Sunaryadi usai acara pelantikan Kepala SKK Migas di Kementerian ESDM. (Petrominer/Pris)

Jakarta, Petrominer – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, melantik Dwi Soetjipto sebagai Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK) Migas di Kementerian ESDM, Senin siang (3/12). Dwi Soetjipto menggantikan pimpinan sebelumnya, Amien Sunaryadi yang telah memasuki masa pensiun.

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Joko Widodo No.57 Tahun 2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala SKK Migas, yang mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, yakni 30 Nopember 2018. Keputusan Presiden tersebut dibacakan oleh protokoler acara sebelum sumpah jabatan diucapkan.

Suasana pelantikan Dwi Soetjipto sebagai Kepala SKK Migas oleh Menteri ESDM Ignatius Jonan di Kementerian ESDM, Senin siang (3/12). (Petrominer/Pris)

Sejak bulan lalu, nama Dwi Soetjipto memang sudah disebut-sebut akan menempati posisi tersebut. Namun, dia terganjal umur. Pasalnya, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 9 tahun 2013, batas usia pensiun Kepala SKK Migas adalah 60. Sedangkan Dwi Soetjipto adalah kelahiran 10 Nopember 1955.

Akhirnya, Pemerintah merevisi kebijakan tersebut dengan Peraturan Presiden Nomor 36 tahun 2018. Dalam aturan baru itu, tidak ada lagi batas umur pensiun untuk Kepala SKK Migas.

Lihat juga: Menanti Kiprah Kepala SKK Migas Yang Baru

Dwi Soetjipto pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero), pada 28 November 2014 hingga 3 Februari 2017. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Direktur Utama PT Semen Gresik sejak tahun 2005. Selama menjabat Direktur Utama Pertamina, ada beberapa pekerjaan yang dilakukan. Salah satunya adalah membekukan PT Pertamina Energy Trading (Petral).

Sementara latar belakang pendidikannya, Dwi Soetjipto mendapatkan gelar insinyur dari jurusan Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Lalu, melanjutkan Magister Manajemen di Universitas Andalas Padang. Kemudian, tahun 2009 meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen Kekhususan Manajemen Stratejik dari Universitas Indonesia. Kini, dia terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here