Pariaman, Petrominer – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I terus menunjukan komitmennya dalam melestarikan keanekaragaman hayati di Sumatera Barat. Kali ini, Pertamina melaksanakan berbagai kegiatan pelestarian lingkungan hidup di Pantai Gandoriah, Pulau Ujung, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (4/2).
Kegiatan yang bertema Pertamina Peduli Lingkungan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Karliansyah, Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman, perwakilan Komisi VI DPR RI, H. Refrizal, dan Senior Vice President HSSE Pertamina, Lelin Eprianto.
Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bidang lingkungan, Pertamina MOR I mengajak para tamu undangan dan peserta kegiatan untuk melakukan bersih-bersih pantai, pelepasan tukik (anak penyu), transplantasi terumbu karang, tinjau area tracking mangrove dan penanaman mangrove.
Menurut Operation Head Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Bandara Internasional Minangkabau, Ridwan, kegiatan ini tentunya dapat menjadi nilai tambah bagi Pertamina MOR I dalam pencapaian nilai Proper terutama guna mendukung pencapaian Proper Emas dimasa mendatang.
“Terhadap kegiatan-kegiatan yang sudah kami sebutkan sebelumnya, Pertamina juga berkomitmen untuk terus melakukan pemeliharaan, monitoring dan evaluasi serta perawatan terhadap kecenderungan status sumber daya keanekaragaman Hayati dan sumber daya biologis yang dikelola,” ujar Ridwan.
Dalam sambutannya Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman menyampaikan apresiasinya pada program CSR yang rutin dilakukan oleh Pertamina MOR I.
“Sangat luar biasa dedikasi Pertamina terhadap kelestarian lingkungan hidup di Pariaman, terima kasih atas dukungannya untuk membuat lingkungan Pariaman menjadi lebih nyaman untuk dihuni,” tegas Walikota.

Sebelumnya, program CSR bidang lingkungan juga telah dilaksanakan Pertamina MOR I di wilayah Sumatera Barat. Diantaranya budidaya mangrove melalui penanaman 10.000 batang pohon mangrove dan akses jalan setapak eduwisata mangrove bekerjasama dengan Pemkot Pariaman, penanaman mangrove sebanyak 2.500 batang di Teluk Kabung, penanaman 2.000 pohon gaharu di Sungai Buluh serta pemberdayaan ekonomi bagi petani gaharu dan petani lebah madu jenis bunga mekal di Sungai Buluh Timur, Pariaman, bekerjasama dengan Lembaga Pengelola Hutan Nagari (LPHN).
Sedangkan di bidang pendidikan, Pertamina MOR I telah memberikan bantuan berupa pemberian sarana dan prasarana di SMA Negeri 2 Batang Anai serta pendampingan sekolah menuju sekolah adiwiyata ditambah bantuan penanaman Taman Terumbu Karang melalui penanaman 1.500 bibit terumbu karang yang berlangsung di Pantai Gandoriah, Pulau Ujung, Kota Pariaman, penanaman 240 kubus terumbu karang buatan di Teluk Kabung, juga pelepasan 5000 tukik ke laut lepas sebagai Perlindungan satwa langka yang merupakan biota khas daerah Pariaman agar keberadaannya tetap Lestari.








Tinggalkan Balasan