Jakarta, Petrominer — Di tengah rendahnya harga minyak mentah, PT Pertamina (Persero) justru melaporkan kenaikan produksi minyak dan gas bumi (migas). Pada kuartal III 2016, BUMN ini mencatat produksi sebesar 646 ribu barel setara minyak (barel oil equivalent per day/boepd), atau naik 12,3 persen dibanding periode yang sama tahun 2015.
“Kita bisa menembus produksi di atas 600 ribu boepd pada kuartal III 2016. Ini setara dengan kenaikan 12,3 persen,” kata Direktur Hulu Pertamina, Syamsu Alam, Selasa (8/11).
Menurut Alam, produksi migas tersebut juga disumbang dari lapangan migas yang dikelola Pertamina di luar negeri. Produksi migas dari luar negeri mencapai 19 persen dari total produksi migas Pertamina. Sementara produksi minyak mencapai 28 persen dan gas 11 persen dari total produksi.
Dia menjelaskan, produksi minyak mencapai 309 ribu barel per hari minyak (bph) pada kuartal III 2016. Kinerja ini naik 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 277 bph.
Untuk produksi gas bumi, Pertamina mencatat 1,953 MMSCFD, atau naik 13 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu, yang sebesar 1,728 MMSCFD.









Tinggalkan Balasan