
Seoul, Petrominer — PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mendorong pengembangan Asri Basin sebagai hub penyimpanan karbon regional untuk mempercepat implementasi teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) serta Carbon Capture and Storage (CCS). Komitmen tersebut disampaikan Direktur Investasi & Pengembangan Bisnis PHE, Dannif Utojo Danusaputro, dalam KCCUS Forum di Seoul, Korea Selatan, 15 September 2026 lalu.
Dalam forum bertajuk “Implementing CCUS Projects: Visions, Capabilities, and Best Practices,” Dannif memaparkan perkembangan portofolio proyek CCUS PHE di Indonesia. Hingga kini, PHE telah menjalankan 10 program dengan total injeksi mencapai 5.671 ton CO₂ ekivalen.
Salah satu capaian tersebut adalah injeksi CO₂ pertama di Lapangan Sukowati yang diselesaikan pada Desember 2023. Program tersebut kemudian dilanjutkan dengan studi uji coba interwell CO₂ Enhanced Oil Recovery (EOR) tahun 2025.
Selain proyek berskala pilot, PHE bersama ExxonMobil mengembangkan proyek CCS Hub pertama berskala regional di Asri Basin. Proyek ini dirancang secara terintegrasi, mulai dari pengangkutan Liquid CO₂ (LCO₂), terminal penerimaan, pipa lepas pantai, sumur injeksi, hingga fasilitas penyimpanan.
“Pendekatan kami sangat terencana, di mana kami menimba pengalaman operasional melalui pilot project sekaligus secara paralel mempersiapkan infrastruktur dan ekosistem yang dibutuhkan untuk pengembangan CCS/CCUS berskala lebih besar,” ujar Dannif.
Indonesia memiliki potensi besar menjadi pusat penyimpanan karbon regional. Berdasarkan estimasi pemerintah, potensi penyimpanan CO₂ nasional mencapai sekitar 578 gigaton yang tersebar di 20 cekungan (basin) produktif.
Khusus Asri Basin, potensi penyimpanan CO₂ diperkirakan mencapai sekitar 2,9 gigaton. Lokasinya di lepas pantai, dekat dengan pusat emisi domestik, serta memiliki akses pelayaran strategis menjadikan Asri Basin sebagai salah satu prioritas pengembangan injection hub CO₂.
“Asri CCS Hub menggabungkan skala penyimpanan yang masif, lokasi strategis, serta konsep rantai transportasi dan penyimpanan yang lengkap. Tempat penyimpanan yang baik secara teknis juga harus layak secara komersial dan siap secara institusional,” kata Dannif.
Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di Korea Selatan, termasuk penghasil emisi, perusahaan pelayaran, penyedia teknologi, dan investor, PHE mendorong pengembangan Asri CCS Hub sebagai platform injeksi karbon regional. Kerja sama tersebut diharapkan dapat menciptakan nilai tambah bagi Indonesia dan Korea Selatan.









Tinggalkan Balasan