, ,

Pemerintah Percepat Pembangunan Jargas

Posted by

Gresik, Petrominer — Pemerintah mempercepat pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga (jargas) sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan gas domestik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor. Hingga tahun 2028, pembangunan jargas ditargetkan mencapai 1 juta sambungan rumah (SR).

Upaya percepatan tersebut menjadi salah satu agenda kunjungan kerja Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman ke area jargas di Gresik dan Sidoarjo, Senin (21/9). Dalam kunjungan itu, Dudung didampingi Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM, Agung Kuswardono, serta Direktur Infrastruktur dan Teknologi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Hery Murahmanta.

Dudung mengatakan pengembangan jargas merupakan bagian dari pengawalan program prioritas nasional, khususnya dalam mendukung swasembada energi dan mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG. Apalagi, menurutnya, pembangunan jaringan gas perkotaan juga telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025.

Infrastruktur Terus Diperluas

Dalam kesempatan itu, Agung mengatakan pengembangan jargas terus dilakukan seiring dengan meningkatnya konektivitas infrastruktur gas bumi nasional. Konektivitas jaringan transmisi, termasuk Pipa Cirebon–Semarang, menjadi salah satu fondasi untuk memperluas pemanfaatan gas bumi domestik, termasuk bagi kebutuhan rumah tangga.

“Semakin banyak masyarakat yang terhubung dengan jaringan gas bumi, maka semakin luas pemanfaatan energi domestik yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Selain memperluas akses energi, pengembangan jargas juga diarahkan untuk menekan beban subsidi dalam APBN melalui peningkatan pemanfaatan gas bumi domestik.

Di Gresik, Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM telah membangun 4.000 SR sejak 2022. Sementara di Sidoarjo, sebanyak 29.961 SR telah dibangun sejak tahun 2010.

PGN Siap Dukung

Sementara itu, Hery mengatakan PGN mendukung perhatian pemerintah terhadap pengembangan jargas di Gresik, Sidoarjo, maupun daerah lainnya.

Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN siap mendukung pengembangan dan pengelolaan infrastruktur jargas untuk rumah tangga dan pelanggan kecil, termasuk jaringan yang dibangun pemerintah melalui skema APBN.

“Ke depan PGN siap mendukung penugasan pengelolaan sesuai dengan peran, mekanisme, dan ketentuan yang ditetapkan,” kata Hery.

PGN memiliki pengalaman dalam pengoperasian dan pemeliharaan infrastruktur gas bumi, mulai dari aspek integritas aset dan keselamatan jaringan hingga pengelolaan pelanggan serta pelayanan gas bumi kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *