
Jakarta, Petrominer – PT Pertamina Patra Niaga memperkuat sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) guna memastikan ketersediaan energi yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat produktivitas sektor perikanan nasional. Kolaborasi ini untuk mendukung pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih, melalui penyediaan dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di sentra nelayan, kampung nelayan, dan pelabuhan perikanan.
Komitmen tersebut dituangkan dalam sebuah dokumen kerja sama yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, dan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, Kamis (2/7).
Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan dalam agenda Rapat Koordinasi Nasional Akselerasi Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) Sektor Kelautan dan Perikanan Tahun 2026, yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, kementerian/lembaga lain terkait, pemerintah daerah, BUMN, serta para mitra pembangunan.
Pada kesempatan itu, Mars Ega mengatakan bahwa penyediaan energi merupakan salah satu faktor penting dalam membangun ekosistem ekonomi pesisir. Pertamina Patra Niaga berkomitmen memastikan layanan energi hadir hingga ke pusat-pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
“Bagi Pertamina Patra Niaga, energi menjadi fondasi yang menggerakkan produktivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. Kami mendukung penuh pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai salah satu pilar penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi pesisir,” ungkapnya.
Saat ini, Pertamina Patra Niaga telah mengoperasikan 416 SPBU Nelayan di berbagai wilayah Indonesia sebagai infrastruktur energi yang mendukung aktivitas melaut dan memperluas akses BBM bagi sektor perikanan.









Tinggalkan Balasan