
Tangerang, Petrominer – Indonesian Petroleum Association (IPA) mengapresiasi komitmen Pemerintah yang menyebutkan tentang pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha di industri hulu minyak dan gas bumi (migas) demi mencapai ketahanan energi nasional. Sinergi ini direalisasikan melalui peningkatan eksplorasi dan percepatan pengembangan proyek atau lapangan yang sudah ditemukan.
“Pemerintah yang dimaksud disini bukan hanya Pemerintah Pusat, tetapi juga termasuk Pemerintah Daerah,” kata Direktur Eksekutif IPA, Marjolijn Wajong, usai seremoni penutupan IPA Convex 2026, Jum’at (22/5).
Marjolijn mengungkapkan, dukungan pemerintah menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan industri hulu migas nasional, di tengah persaingan investasi energi secara global yang semakin ketat. Kehadiran Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam pembukaan IPA Convex 2026 dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap penguatan sektor hulu migas nasional.
Dia juga mengapresiasi pernyataan pemerintah terkait komitmen memperbaiki iklim investasi sektor energi, termasuk percepatan perizinan dan penguatan kepastian hukum. Langkah tersebut menjadi kebutuhan utama bagi industri hulu migas yang dikenal padat modal, berisiko tinggi, dan memiliki siklus investasi jangka panjang.
“Kami selalu ingin menyampaikan kepada publik bahwa hulu migas merupakan industri yang memiliki jangka waktu panjang, padat modal, dan risiko yang tinggi. Kondisi tersebut membutuhkan konsistensi kebijakan agar para calon investor dan perusahaan yang sudah ada di Indonesia akan memiliki keyakinan untuk menempatkan investasi mereka di Indonesia,” tegas Marjolijn.
IPA berharap komitmen pemerintah tersebut dapat segera diwujudkan melalui kebijakan yang konsisten dan implementasi yang cepat, baik di tingkat pemerintah pusat maupun daerah, sehingga dapat mempercepat pengembangan industri hulu migas nasional sekaligus mendukung target ketahanan energi Indonesia.
Kesepakatan Penting
Sementara Chairperson IPA Convex 2026, Teresita Listyani, mengapresiasi para pelaku usaha yang mempercayakan IPA Convex 2026 sebagai tempat untuk menjalin berbagai kesepakatan penting. Seperti penandatanganan kontrak Wilayah Kerja (WK), pengumuman penawaran WK, pengumuman hasil tender WK, hingga sejumlah perjanjian komersial seperti PJBG/ HOA/ JSA lainnya.
“Hal itu menunjukkan bahwa industri hulu migas tidak sunset tetapi masih bergerak untuk memenuhi kebutuhan energi di Indonesia,” kata Teresita.









Tinggalkan Balasan