, ,

Pelaku Usaha Serbu Layanan CIVD dan IOG e-Commerce

Posted by

Tangerang, Petrominer – SKK Migas terus mempercepat transformasi digital di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) melalui penguatan layanan CIVD (Centralized Integrated Vendor Database) dan platform IOG e-Commerce (Indonesian Oil and Gas e-Commerce). Kali ini direalisasikan melalui upaya menjemput bola dengan membuka layanan CIVD dan IOG e-Commerce di ajang IPA Convex 2026.

Analis Senior Strategi Rantai Suplai SKK Migas, Rossa Fadilla, mengatakan kehadiran booth layanan CIVD dan IOG e-Commerce di IPA Convex 2026 dimanfaatkan untuk mempermudah proses registrasi hingga verifikasi penyedia barang dan jasa (PBJ) sektor hulu migas. Layanan tersebut disiapkan untuk membantu perusahaan melakukan registrasi, pembaruan profil, hingga percepatan penerbitan dokumen administrasi yang dibutuhkan dalam proses pengadaan di Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

“Melalui booth layanan di IPA Convex ini, peserta dapat memperoleh konsultasi langsung secara one-on-one sekaligus melakukan live verification. Dengan mekanisme tersebut, proses penerbitan Sertifikat Pengganti Dokumen Administrasi (SPDA) bisa lebih cepat,” ujar Rossa, Jum’at (22/5).

CIVD merupakan sistem basis data terpusat bagi penyedia barang dan jasa yang digunakan oleh seluruh KKKS. Melalui platform ini, perusahaan vendor dapat melakukan registrasi, verifikasi dokumen, pembaruan data perusahaan, hingga mengikuti proses prakualifikasi tender secara digital.

Keberadaan CIVD dinilai mampu memangkas proses administrasi yang selama ini kerap berulang di tiap KKKS. Vendor yang telah lolos verifikasi dapat memperoleh sehingga tidak perlu kembali menyerahkan dokumen legalitas dan administrasi setiap mengikuti tender di lingkungan hulu migas.

“CIVD juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan tata kelola industri karena seluruh data vendor terdokumentasi secara terintegrasi dan dapat diakses lintas KKKS,” jelas Rossa. 

Marketplace Digital

Sebagai pelengkap ekosistem digital tersebut, SKK Migas juga mengembangkan IOG e-Commerce, yakni marketplace digital khusus industri hulu migas yang menjadi sarana transaksi pengadaan barang dan jasa secara daring.

IOG e-Commerce juga dilengkapi sejumlah fitur digital seperti order tracking, katalog elektronik, pemantauan transaksi, hingga integrasi data vendor dengan sistem CIVD.

“Setelah didapatkan SPDA, PBJ bisa mendaftar di aplikasi IOG e-Commerce yang merupakan aplikasi untuk pembelian langsung barang sampai dengan nilai Rp1,5 miliar,” jelas Rossa.

Dengan integrasi tersebut, vendor yang telah memiliki sertifikasi dan registrasi di CIVD dapat langsung masuk ke ekosistem marketplace tanpa harus melakukan proses administrasi ulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *