
Tangerang, Petrominer –Jatuh bangun dalam dunia bisnis adalah hal yang sangat wajar. Namun bisa kembali bangkit setelah terpuruk adalah hal wajar dan bisa disiasatinya. Kunci utamanya adalah bagaimana mengevaluasi keadaan dan kembali menyusun strategi.
Seperti yang pernah dialami Suyanto, seorang petani dari Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Bersama rekan-rekannya, dia mulai merasakan kebangkitan perekonomian Kelompok Tani Sumpal Palawija Makmur di Desa Tampang Baru, Bayung Lincir, Musi Banyuasin. Malahan, kisah suksesnya dalam berbudiya semangka menjadi sorotan berkat lonjakan hasil panen yang didapatkan.
Suyanto mengaku pernah merugi dan merasa gagal dalam bercocok tanam palawija. Tanpa disadari, beragam hambatan telah ikut berperan. Mulai dari keterbatasan modal, minimnya pengetahuan teknis budidaya, hingga jeratan rantai pemasaran yang tidak berpihak pada petani.
Namun hal itu tidak membuatnya putus asa. Kini, Kelompok tani yang dikelolanya telah mampu mencatat pendapatan hingga lebih kurang Rp 90 juta dan berhasil memasarkan 23 ton semangka ke luar daerah.
“Capaian ini diraih melalui pendampingan Program Local Business Development (LBD) Medco E&P Grissik,” ucap Suyanto ketika mengenang kembali masa-masa kelam empat tahun lalu.
Menurutnya, program pendampingan dari perusahaan migas nasional ini telah membawa perubahan nyata. Para anggota kelompok taninya pun bisa lebih memahami pola budidaya yang baik.
“Sebelumnya kami pernah terpuruk karena hasil panen belum optimal. Setelah pendampingan dari MedcoEnergi, kami lebih memahami budidaya yang baik, hasil panen meningkat, dan pasar semakin luas. Program ini membantu kami bangkit dan percaya diri untuk mengembangkan usaha,” ujarnya dalam sesi diskusi di booth MedcoEnergi pada ajang IPA Convex 2026, Rabu (20/5).
Dampak Nyata
Dalam kesempatan yang sama, Manager Field Relations & Community Enhancement Corridor Asset Medco E&P Grissik, Sudewo, menyampaikan bahwa kisah sukses Kelompok Tani Sumpal Palawija Makmur ini menjadi salah satu potret nyata bagaimana industri hulu migas dapat tumbuh berdampingan dan bahkan memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi kesejahteraan masyarakat lokal.
Masih di panggung yang sama, Manager Field Relations & Community Enhancement Corridor Asset Medco E&P Grissik Ltd., Sudewo, menegaskan bahwa esensi dari program tanggung jawab sosial perusahaan adalah keberlanjutan dan kemandirian, bukan ketergantungan.
“Kami melihat Kelompok ini memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi contoh penguatan ekonomi lokal di sekitar area operasi,” ujar Sudewo.
Sudewo menjelaskan, program LBD ini dijalankan secara bertahap sejak tahun 2023 untuk menjawab berbagai tantangan yang sebelumnya dihadapi para petani. Mulai dari keterbatasan modal, rendah produktivitas, keterbatasan pengetahuan teknis budidaya, hingga belum optimalnya jaringan pemasaran.
Medco E&P Grissik sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di blok Corridor, memberikan dukungan melalui pendampingan teknis, penyediaan sarana produksi, serta memasilitasi akses pemasaran. Melalui Program LBD, dihadirkan pemberdayaan yang tidak hanya bersifat bantuan, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat agar mampu mengelola usaha mandiri dan berkelanjutan.
Pada pelaksanaannya, MedcoEnergi bersama Plantari mendampingi Kelompok Sumpal Palawija Makmur yang beranggotakan delapan petani. Pendampingan dilakukan melalui distribusi benih dan pupuk, pengelolaan lahan, pemilihan varietas, pemupukan, pengendalian hama ramah lingkungan, distribusi benih, pupuk, dan penguatan kemitraan pemasaran.
“Para petani dilatih kembali dari dasar. Mereka diajarkan cara menguji keasaman tanah, memilih varietas benih unggul yang adaptif dengan iklim lokal, teknik pemupukan yang presisi, hingga menerapkan sistem pengendalian hama yang ramah lingkungan,” jelas Sudewo.

Tidak berhenti di urusan teknik budidaya dan kondisi lahan, tantangan terbesar petani adalah akses pasar. Secara langsung, MedcoEnergi memfasilitasi dan mempertemukan kelompok tani ini dengan jaringan mitra penampung skala besar. Tentunya, ini juga ikut memperluas jaringan pemasaran ke luar daerah.
Hasil pendampingan Program LBD menunjukkan perkembangan signifikan. Sebelum intervensi program pada tahun 2022, Kelompok tani ini merugi. Setelah mendapat program-program pendampingan, pendapatan Kelompok terus naik menjadi sekitar Rp 4 juta tahun 2023, Rp 15 juta (2024), hingga sekitar Rp 90 juta di tahun 2025 lalu.
“Bahkan produksi mereka tahun lalu sebanyak 23 ton semangka mampu dipasarkan hingga ke luar kabupaten. Keberhasilan ini menunjukkan program pengembangan masyarakat yang dilakukan konsisten dapat berdampak ekonomi nyata,” ungkapnya.
Keberlanjutan
Sebagai perusahaan yang beroperasi secara bertanggung jawab, MedcoEnergi berkomitmen terus mendukung program pengembangan masyarakat yang tepat sasaran. Melalui penguatan usaha lokal seperti ini, para penerima manfaat diharapkan bisa semakin mandiri, berdaya saing, dan mampu menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.
Esensi dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) adalah keberlanjutan dan kemandirian, bukan ketergantungan. Program ini juga sejalan dengan komitmen MedcoEnergi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pengembangan masyarakat di sekitar wilayah operasi, khususnya penguatan ekonomi lokal, peningkatan kapasitas usaha, dan kemandirian masyarakat.
Direktur Utama MedcoEnergi, Hilmi Panigoro, menyebutkan perusahaan menyadari pentingnya menciptakan nilai bersama bagi masyarakat di sekitar lokasi operasi. Sesuai kebijakan keberlanjutan dan kebijakan pengembangan masyarakat, MedcoEnergi melaksanakan inisiatif pengembangan masyarakat yang strategis guna memperkuat kapasitas lokal, mendukung pembentukan masyarakat yang mandiri, serta berkontribusi pada pembangunan keberlanjutan jangka panjang.
Bagi MedcoEnergi, menurut Hilmi, pertumbuhan perusahaan berjalan seiring dengan penguatan masyarakat di sekitarnya. Melalui pengembangan kapasitas lokal dan pemberdayaan ekonomi, kami memperkuat fondasi sosial yang menopang keberlanjutan jangka panjang.
“Komitmen ini menjadi bagian integral dan cara MedcoEnergi mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan,” ungkapnya.









Tinggalkan Balasan