
Jakarta, Petrominer – PT United Tractors Tbk (UT) kembali menegaskan komitmennya terhadap penerapan Diversity, Equity, and Inclusion (DEI). Kali ini direalisasikan melalui penyelenggaraan kegiatan bertajuk “Kartini Masa Kini: Perempuan Tangguh, Keluarga Tangguh” di Ballroom UT Head Office, Jakarta, Rabu (29/4).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini ini menjadi bagian dari upaya UT dalam mendorong pemberdayaan perempuan sekaligus memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama masyarakat yang resilien dan berkelanjutan. Ini merupakan kolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Melalui kegiatan ini, UT menunjukkan bahwa peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen terhadap kesetaraan, pemberdayaan, dan inklusivitas. Dengan menggabungkan inspirasi, edukasi, dan keterampilan praktis, UT berharap perempuan dapat semakin percaya diri dalam menjalankan berbagai perannya serta menjadi penggerak utama dalam membangun keluarga dan masyarakat yang tangguh.
Dalam sambutannya, Head of Corporate Communications and Sustainability Division UT, Dianwahyu Sri Purnomo, menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran strategis tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga dalam mendukung keberlanjutan perusahaan dan pembangunan masyarakat.
“United Tractors terus berupaya menciptakan lingkungan yang inklusif, di mana perempuan memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang, berkontribusi, dan menjadi pemimpin di berbagai lini,” ujar Dianwahyu.
Talkshow dan Workshop
Acara menghadirkan rangkaian talkshow inspiratif dan workshop interaktif yang diikuti oleh karyawan dan masyarakat. Talkshow interaktif membahas kepemimpinan perempuan di era modern dan pentingnya ketahanan keluarga. Sesi ini menghadirkan berbagai perspektif dari pemerintah, sektor industri, hingga keluarga.
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, hadir sebagai narasumber utama dan menekankan pentingnya perempuan sebagai agen perubahan dalam pembangunan bangsa. Perspektif dari dunia industri disampaikan oleh Direktur UT, Vilihati Surya, yang membagikan pengalaman kepemimpinan perempuan di lingkungan kerja profesional.
Sementara Nurul Khanifah sebagai perwakilan istri karyawan memberikan pandangan mengenai peran perempuan dalam menjaga keharmonisan dan ketahanan keluarga di tengah dinamika kehidupan sehari-hari. Diskusi ini menunjukkan bahwa perempuan masa kini mampu menjalankan berbagai peran secara seimbang, baik sebagai individu, profesional, maupun pilar keluarga.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peserta juga mengikuti sesi interaktif berupa simulasi makeup yang didukung oleh Wardah sebagai sponsor kegiatan. Sesi ini menghadirkan suasana yang lebih santai sekaligus mempererat kebersamaan antar peserta.
Sementara peserta lainnya melanjutkan kegiatan dengan mengikuti workshop kesiapsiagaan bencana yang difasilitasi oleh BNPB dan menghadirkan narasumber Melissa Aprilia. Workshop ini dirancang secara interaktif untuk membekali peserta, khususnya para ibu, dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menghadapi situasi darurat, mulai dari memahami risiko bencana hingga menyusun rencana evakuasi keluarga.
Selain BNPB, kegiatan juga melibatkan Yayasan Daya Dara Indonesia (Lovepink), organisasi yang fokus pada kampanye kesadaran deteksi dini kanker payudara, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya kesehatan. Disediakan pula fasilitas cek USG payudara gratis.







