, ,

Tahun 2026, MedcoEnergi Target Produksi Migas 170 MBOEPD

Posted by

Jakarta, Petrominer – PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) mematok produksi minyak dan gas bumi (migas) pada 165-170 ribu barrel oil eqivalent per day (MBOEPD) pada tahun 2026 ini. Target ini merupakan tingkat produksi tertinggi sepanjang sejarah berdirinya MedcoEnergi.

CEO MedcoEnergi, Roberto Lorato, mengatakan target tersebut ditetapkan menyusul kinerja operasional sektor migas sepanjang tahun 2025 lalu, yang mencapai 156 MBOEPD. Capaian ini didukung oleh proyek-proyek baru di blok B Natuna serta peningkatan kepemilikan operasi di PSC Corridor menjadi 70 persen.

“Produksi migas produksi migas mencapai puncaknya sebesar 178 MBOEPD dan rata-rata 176 MBOEPD pada kuartal IV 2025,” ujar Roberto dalam pernyataan tertulis yang diterima PETROMINER, Rabu (28/1).

Dia juga menyampaikan adanya kenaikan cadangan 2P pada akhir tahun 2025 menjadi 564 juta barrel oil eqivalent (MMBOE), dari 493 MMBOE di tahun 2024.

Begitu pula dengan Indeks Umur Cadangan 2P, naik menjadi 11,4 tahun dari 10,4 tahun di tahun 2024. Sementara Sumber Daya Kontinjensi 2C pada akhir 2025 naik menjadi ~1 miliar BOE, dari 896 MMBOE di tahun 2024.

Kinerja positif juga dicatatkan di penjualan listrik. Sepanjang tahun 2025, Medco Power membukukan penjualan listrik sebesar 4.371 GWh, dengan pertumbuhan penjualan energi terbarukan sebesar 25 persen yang berasal dari IPP baru di Ijen dan Bali Timur.

Untuk tahun 2026 ini, Medco Power menargetkan penjualan listrik sebesar 4.550 GWh, dengan kontribusi energi terbarukan sebesar 24 persen.

Di tahun 2025, MedcoEnergi mencatatkan Total Imbal Hasil Pemegang Saham sebesar 27 persen. Dengan pengembalian dana sebesar US$ 110 juta kepada pemegang saham melalui dividen sebesar US$ 80 juta dan pembelian kembali saham sebesar US$ 30 juta.

“Memasuki tahun 2026, kami tetap fokus untuk terus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan melalui pertumbuhan, keunggulan operasional, serta disiplin dalam pengelolaan modal,” ujar Roberto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *