Karimun, Petrominer – Jelang Hari jadi ke 15 Provinsi Kepulauan Riau PT PLN (Persero) mendatangkan genset berkekuatan 1.000 kilo watt (kW) ke Pulau Durai, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau . Kedua unit pembangkit bermesin diesel itu tiba pekan lalu.
“Kapal pengangkut mesin dan peralatan pendukung mesin penghasil tenaga listrik itu berhasil merapat di Pulau Durai setelah menunggu lebih dari 10 jam karena air laut sedang surut,” ujar Manajer SDM Dan Umum PLN Wilayah Riau & Kepulauan Riau, Dwi Suryo Abdullah, dalam keterangan pers yang diterima Petrominer, Senin (25/9).
Pulau Durai terletak di Selatan Kabupaten Karimun. Pulau ini dikenal kaya akan hasil laut dan kelapa.
Upaya PLN ini, menurut Dwi Suryo, menjadi sebuah berkah tersendiri bagi masyarakat Pulau Durai yang dihuni sekitar 7.000 jiwa. Pasalnya, masih ada dua desa di pulau ini yang belum bisa menikmati listrik, yakni Desa Telaga Tujuh dan Desa Tanjung Kilang.
Tambahan pembangkit bermesin diesel ini akan menambah kapasitas daya mampu pembangkit di pulau itu menjadi 1.330 kW, yang selama ini hanya sebesar 330 kW untuk melayani 692 pelanggan yang umumnya bermata pencaharian sebagai nelayan. Dengan begitu, kebutuhan listrik untuk warga empat desa di Pulau Durai dapat tercukupi sehingga permintaan pasang baru dan tambah daya bagi calon pelanggan yang selama ini menunggu akan segera dilayani.
“Kami mengupayakan akhir Oktober 2017, paling tidak 1 unit pembangkit berkekuatan 500 kW dapat beroperasi untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi warga di Pulau Durai,” tegas Dwi Suryo.
Dia juga menyatakan optimis dengan kapasitas listrik 1.330 kW dapat menjadikan Pulau Durai semakin terang di malam hari. Dengan begitu, geliat tumbuh usaha baru guna mendorong perekonomian daerah semakin nyata.
“Ini langkah pertama yang PLN lakukan untuk mewujudkan dua desa menyala di tahun 2018. Masih ada pekerjaan rumah lagi berupa pembangunan jaringan listrik ke Desa Telaga Tujuh dan Desa Tanjung Kilang agar pada tahun 2018 nanti 100 persen desa di Pulau Durai bisa menikmati listrik,” ujar Dwi Suryo.








Tinggalkan Balasan