Mempawah, Petrominer – Keberadaan tanaman Mangrove di pesisir pantai sangatlah penting untuk mencegah abrasi dan melestarikan lingkungan. Penanaman Mangrove diperlukan untuk bisa merehabilitasi daerah pesisir yang mulai terkikis.
Inilah yang mendorong PT PLN (Persero) menjalankan program konservasi Mangrove. Seperti yang dilakukan PLN Wilayah Kalimantan Barat di pesisir pantai Mempawah melalui “Gerakan 10.000 Mangrove.”
Dengan menggandeng komunitas Khambec70 dan Mempawah Mangrove Conservation (MMC), kegiatan “Gerakan 10.000 Mangrove” dimulai, Jum’at (25/8). Kegiatan penanaman Mangrove perdana dilakukan di Desa Bakau Besar Laut, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, dan dipimpin oleh General Manager PLN Wilayah Kalimantan Barat, Richard Safkaur.
“Kegiatan ini merupakan salah satu program PLN Peduli di bidang pelestarian lingkungan, khususnya, daerah pesisir pantai Mempawah yang telah terjadi abrasi. Hal ini juga merupakan komitmen PLN untuk menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan,” ungkap Richard.
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa selain pelestarian lingkungan, melalui program PLN Peduli, PLN juga menyalurkan bantuan di bidang pendidikan, kesehatan, peningkatan sarana umum dan sarana ibadah, serta pengentasan kemiskinan.
Kegiatan penanaman Perdana dibuka langsung oleh Bupati Mempawah, Ria Norsan. Dihadiri oleh Perwakilan Kapolres Mempawah, Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Mempawah dan Kepala Desa Bakau Besar Laut.
Dalam sambutannya, Bupati Mempawah menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan PLN.
“Dengan adanya kegiatan penghijauan ini, akan menghasilkan oksigen untuk lingkungan dan menciptakan lingkungan yang segar, serta mengurangi dampak Global Warming. Sehingga akan berdampak besar bagi manusia nantinya,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan komunitas Khambec70, Hendi. Dalam kesempatan itu, Hendi menyampaikan syukur karena program konservasi mangrove ini mendapat sambutan positif dari banyak pihak, baik perusahaan maupun pemerintah.
“Masyarakat mulai sadar akan pentingnya keberadaan mangrove untuk mencegah abrasi dan melestarikan lingkungan pesisir. Selama tiga tahun terakhir, kami konsisten untuk terus menjalankan program konservasi mangrove dengan mengajak banyak pihak untuk ikut berkontribusi,” ungkap Hendi.
Kegiatan penanaman Mangrove ini akan dapat merehabilitasi daerah pesisir yang mulai terkikis dan menciptakan lingungan yang asri, serta dapat menjaga hubungan baik antara PLN dengan masyarakat, pemerintah dan stakeholder terkait lainnya.









Tinggalkan Balasan