,

PLN Percepat Eksekusi Konstruksi Dengan Zero Accident

Posted by

Jakarta, Petrominer — PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya menggelar kegiatan Gelar Personel dan Peralatan, Satu Wujud Budaya K3 Disjaya, Rabu (14/6) di Komplek Marinir Cilandak, Rabu (14/6). Ini merupakan cerminan kesadaran dan tekad korporat untuk memberikan jaminan keselamatan dan kesehatan pegawai dalam melaksanakan tugasnya.

Dengan slogan “Zero Accident, Zero Accident, Zero Accident,” PLN berupaya untuk melakukan pencegahan terhadap segala bentuk kecelakaan kerja pegawai. Ini berarti tanpa toleransi sedikitpun terhadap segala macam kecelakaan kerja.

Kegiatan gelar personel dan peralatan ini yang juga untuk mendukung strategi X4SR (Excellence for Sales and Revenues) dicanangkan oleh General Manager PLN Disjaya, Syamsul Huda.

Dalam sambutannya, Syamsul Huda menuturkan bahwa masyarakat akan menilai dan memandang PLN sebagai perusahaan yang profesional jika melihat para pekerja lapangannya selalu memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, serta bekerja sesuai dengan SOP yang seharusnya. Segala upaya ini dilakukan PLN untuk mewujudkan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan. Karena itulah, semua perusahaan diwajibkan untuk melakukan pekerjaan yang berkualitas namun tetap memperhatikan Keselamatan Ketenagalistrikan serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K2K3).

“Hari ini kita laksanakan gelar personil dan peralatan para vendor atau mitra kerjanya PLN Disjaya untuk mengetahui persiapan mereka melaksanakan tugas di lapangan. Jangan sampai nanti kekurangan tenaga kerja dan peralatan yang mengakibatkan pekerjaan itu tidak bisa dieksekusi sempurna,” ujarnya.

Kegiatan Gelar Personel dan Peralatan Mitra Kerja Jasa Konstruksi ini diikuti oleh 72 vendor yang membuka 122 lapak untuk memperlihatkan peralatan kerja yang digunakan saat melakukan pekerjaan. Seluruh personel yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini merupakan vendor-vendor dengan berbagai spesialisasi, yaitu penyedia jasa konstruksi untuk pekerjaan Jaringan Tegangan Menengah (JTM), Jaringan Tegangan Rendah (JTR), Instalasi Gardu, Sipil Gardu, serta Sambungan Rumah dan Alat Pembatas dan Alat Pengukur (SR-APP), serta Kubikel, Jointing dan Terminating yang telah melalui proses lelang. Mitra-mitra kerja yang menjadi peserta Gelar Personel dan Peralatan Kerja ini juga merupakan anggota dari Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) dan Persatuan Kontraktor Listrik Nasional (PAKLINA).

“Kegiatan ini untuk menunjukkan keterbukaan PLN untuk memilih mitra kerja dalam rangka membangun kota Jakarta sebagai ibukota negara dan sekaligus merupakan bagian dari manajemen vendor untuk mengevaluasi mitra kerja,” papar Syamsul Huda.

Aspek-aspek yang dinilai antara lain, jumlah regu dan personel yang siap melaksanakan tugas serta kesesuaian peralatan dengan spesifikasi PLN seperti yang telah ditetapkan dalam perjanjian kerja sama. Kesesuaian peralatan yang akan digunakan dalam melaksanakan tugas ini penting dinilai untuk melindungi pelanggan dan PLN agar tidak ada yang dirugikan saat pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *