Jakarta, Petrominer — Indonesia Petroleum Association (IPA) kembali mengadakan Konvensi dan Pameran IPA ke-41 pada tanggal 17-19 Mei 2017 di Jakarta Convention Center (JCC). Kali ini, tema yang diangkat adalah “Accelerating Reform to Re-Attract Investment to Meet the Economic Growth Target”.
Menurut Direktur Eksekutif IPA, Marjolijn Wajong, IPA Convex merupakan ajang konvensi dan pameran terbesar di Asia Pasifik yang akan mempertemukan pemimpin industri, pelaksana dan pengambil kebijakan, pemerintah dan para tenaga ahli yang berhubungan dengan industri migas, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Dalam pertemuan selama tiga hari itu, mereka akan bersinergi dan bersama-sama mencari solusi atas permasalahan industri migas tanah air.
IPA meyakini bahwa membangun iklim investasi migas yang positif harus menjadi prioritas utama Pemerintah untuk mendorong kembali investasi di sektor ini. Tanpa investasi yang signifikan, aktivitas eksplorasi akan terus menurun dan potensi migas Indonesia tidak akan membawa nilai tambah serta manfaat apapun pada negara dan masyarakat.
“Hal inilah yang akan dibahas secara mendalam pada IPA Convex ke-41,” ujar Wajong yang akrab disapa Meti dalam jumpa pers, Rabu (10/5).
Sementara itu, Ketua Panita Konvensi dan Pameran IPA ke-41, Michael Putra, menjelaskan konvensi kali ini akan menghadirkan sejumlah pembicara dalam tiga sesi plenary dengan tema masing-masing. Ketiga sesi Plenary itu: Re-Attracting Upstream Oil and Gas Investment amidst the Global Capital Efficiency Drive; Beyond Revenues: The Indispensable Contribution of the Upstream Industry to Local Industry and Economic Growth; dan Priority Reforms to Re-Attract Investment.
“Sesi diskusi ini diharapkan dapat membedah tantangan-tantangan yang dihadapi industri dari berbagai sudut lalu memberikan rekomendasi komprehensif yang dapat segera diterapkan untuk menarik kembali investasi ke Indonesia,” ujar Michael.
Selain itu, juga ada Special Session untuk mendiskusikan aspek sumber daya manusia dalam industri migas Indonesia. Topik bertajuk “Investing in Indonesians: Impact of the Current Landscape” akan didiskusikan oleh perwakilan dari berbagai asosiasi minyak dan gas di Indonesia.
Menurut Michael, IPA Convex 2017 rencananya akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo ini akan diikuti oleh lebih dari 100 peserta pameran dari industri minyak dan gas dan beragam sektor terkait termasuk perusahaan jasa, kontraktor, organisasi pemerintah, media, kamar dagang dan seterusnya.
Dalam acara ini mereka akan menunjukkan teknologi terkini serta best practice dari masing-masing organisasi. Juga akan ditampilkan 110 karya tulis ilmiah dan 60 poster yang akan memperlihatkan pencapaian dan terobosan dalam industri migas yang akan disampaikan dalam technical sessions dan poster sessions.
“Sama pentingnya dengan diskusi mengenai kebijakan, IPA Convex juga akan mengadakan ajang transfer ilmu pengetahuan dimana kalangan mahasiswa di Indonesia berpartisipasi dalam berbagai technical sessions,” ujarnya.
Dia menjelaskan, selama bertahun-tahun IPA Convex telah mengumpulkan lebih dari 3400 karya tulis teknis bertaraf internasional dan tahun ini kami dengan bangga mengadakan Business Case Competition untuk pertama kalinya sebagai bagian dari rangkaian program kami. Industri ini menghadapi semakin banyak tantangan teknis maupun non-teknis dan kami sangat ingin melihat para kaum muda Indonesia berpartisipasi dan bersiap untuk menghadapi tantangan tersebut.
“Dalam kompetisi ini, lebih dari 200 peserta ikut ambil bagian dan menguji kemampuan bisnis mereka untuk memecahkan masalah komersial, politikal dan kemasyarakatan yang kompleks,” papar Michael.









Tinggalkan Balasan