, , ,

Medco Bukukan Pendapatan US$ 600,35 Juta

Posted by

Jakarta, Petrominer — PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) membukukan pendapatan usaha sebanyak US$ 600,35 juta di sepanjang 2016. Angka ini diketahui meningkat 4,35% ketimbang pendapatan tahun 2015 yang hanya mencapai US$ 575,27 juta.

Namun, walau membubuhkan capaian yang positif pada pos pendapatan, nyatanya laba bersih emiten bertiker MEDC ini tahun lalu berada pada posisi US$ 184,75 juta, turun 1,79% dibandingkan capaian tahun sebelumnya di angka US$ 188,13 juta.

Presiden Direktur MedcoEnergi, Hilmi Panigoro mengatakan tahun 2016 merupakan tahun transformasi bagi perusahaan dalam merealisasikan sejumlah strategi. Ini dilakukan menyusul ketidakpastian bisnis paska masih rendahnya harga-harga komoditas.

“Meskipun ketidakpastian bisnis terus berlanjut, kami mengambil strategi yang jelas untuk memperoleh aset berproduksi berkualitas pada harga yang menguntungkan. Saya yakin bahwa peningkatan margin operasional akan terus memberikan nilai dan imbal balik bagi investor kami, kreditur dan pemangku kepentingan lainnya. Kami bangga menjadi unggulan nasional yang kompetitif dan kuat secara finansial.” ujar Hilmi dalam keterangan resminya, Selasa (4/4).

Mengutip laporan keuangan MedcoEnergi, positifnya laju pendapatan tahun 2016 tak lepas dari membaiknya jumlah minyak dan gas bumi (migas) yang dihasilkan perseroan dari sejumlah wilayah kerja migas yang dikelola perseroan dan anak usaha. Tahun lalu, produksi migas Medco naik 17,85% dari 56.000 barel setara minyak per hari (BOEPD) menjadi 66.000 BOEPD.

Simultan dengan hal tersebut, perusahaan yang kini sahamnya dikuasi Mitsubishi Corporation tersebut juga telah merealisasikan beberapa strategi khususnya dalam rangka melebarkan sayap bisnis. Dua diantaranya menyelesaikan pembelian hak partisipasi atau participating interest (PI) sebanyak 40% Blok B South Natuna dari ConocoPhillips, dan pembelian 26,6% PI Kris Energy pada Blok A yang berada di Aceh.

“Kami mengakuisisi dua aset produksi strategis besar, terus maju dengan pelaksanaan pembangunan gas Aceh dan mencapai tingkat produksi berjalan akhir tahun lebih dari 80 MBOEPD sambil menyesuaikan organisasi kami dan struktur biaya dan memberikan kinerja HSE yang sangat baik. Di tahun 2017, kita akan bertumpu pada pencapaian ini dan tetap disiplin dalam mengejar tujuan operasional dan keuangan,” imbuh Chief Executive Officer MedcoEnergi  Roberto Lorato.

Target 2017

Sebagai informasi, tahun ini manajemen MedcoEnergi menargetkan jumlah migas yang dihasilkan dari blok yang dikelola perseroan berada pada kisaran 75 ribu hingga 80 ribu BOEPD. Targetan tadi, sedianya dicapai melalui upaya pengembangan Blok South Natuna Sea yang akan dilakukan pengeboran sumur tahap lanjut untuk mengakses cadangan hidrokarbon yang belum dimanfaatkan.

Tak hanya itu, perusahaan migas ini juga akan melakukan pengembangan gas Aceh dengan pengeboran di kuartal kedua. Sedangkan pada lini binsi power, manajemen optimistis jumlah produksi listrik akan berada di kisaran 2,1 – 2,2GWh.

Yang menarik, bersamaan dengan itu MedcoEnergi juga menargetkan produksi tembaga yang diperoleh dari tambang PT Amman Mineral Nusa Tenggara yang dahulu bernama PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) mencapai 300 hingga 310 juta lbs dan 400 sampai 420 ribu oz untuk jumlah produksi emas. Saat ini, perusahaan yang diakusisi MedcoEnergi pada tahun 2016 silam itu akan menyelesaikan studi kelayakan smelter dan menjalankan rencana penambangan yang baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *