, ,

Beralih ke Listrik, Penggilingan Padi Hemat Biaya Puluhan Juta

Posted by

Ogan Ilir, Petrominer – PT PLN (Persero) komitmen menghadirkan listrik dan membawa manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya sekedar menerangi, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat

Salah satunya melalui program Electrifying Agriculture. Program ini telah terbukti memberi manfaat dan keuntungan besar bagi usaha penggilingan padi di Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Seperti yang dialami Arwadi, pemilik usaha penggilingan padi Darling di Desa Muara Penimbung, Ogan Ilir.

Menurutnya, program Electrifying Agriculture dari PLN berhasil menekan biaya operasional dan meningkatkan kapasitas produksi beras di pabrik penggilingan padi miliknya. Malahan, setelah beralih dari mesin diesel berbahan bakar solar ke listrik PLN, dia mampu menghemat biaya produksi hingga puluhan juta.

“Terima kasih kepada PLN karena dengan cepat melakukan penyambungan baru sehingga dapat meningkatkan kapasitas produksi beras dan menekan biaya operasional produksi kami,” kata Arwadi, Senin (6/3).

Dia menuturkan, sebelum beralih ke listrik, mesin gilingnya menghasilkan 15 ton beras selama 8 jam produksi sehari. Menghabiskan 380 liter solar dengan biaya lebih dari Rp 3 juta per hari atau lebih dari Rp 91 juta per bulan. Namun, setelah menggunakan listrik dengan daya 197 kiloVolt Ampere (kVA), kini biaya operasional turun hingga 66 persen, yaitu sekitar Rp 1 juta per hari atau Rp 30 juta per bulan.

Hal ini juga berpengaruh pada peningkatan pendapatan dari hasil giling padi pemilik usaha penggilingan maupun para petani.

“Sekarang jadi bisa saving Rp 60 juta per bulan. Terima kasih PLN sekarang biaya operasional saya turun jauh,” ungkap Arwadi.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu, Amris Adnan, mengatakan electrifying agriculture hadir untuk membantu meningkatkan produktivitas usaha masyarakat di bidang pertanian, perkebunan, hingga perikanan.  PLN pun berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik bagi pelanggan program electrifying agriculture.

“Tidak hanya usaha milik Pak Arwadi, kami siap memenuhi listrik untuk kebutuhan usaha agrikultur melalui program electrifying agriculture,” kata Amris.

Hingga Februari 2023, sudah terdapat lebih dari 2.500 pelanggan program electrifying agriculture di wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu yang tercatat berhasil meningkatkan produktivitasnya.

“Kami ingin listrik PLN membawa manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya sekedar menerangi, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *