, ,

Maksimalkan Potensi, Sumber Energi di Daerah Diidentifikasi

Posted by

Jakarta, Petrominer – Pemerintah terus berupaya mengidentifikasikan sumber-sumber energi yang dimiliki suatu daerah sehingga dapat mengupayakan sumber energinya secara mandiri. Apalagi saat ini, masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan akses energi, khususnya listrik di daerah-daerah daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal dan Transmigrasi (4T).

Untuk mengidentifikasi sumber-sumber energi di wilayah tersebut, Kementerian ESDM mengirimkan generasi muda yang berjiwa sosial, aktif, cerdas, bersemangat, memiliki motivasi dan dilatih untuk mendorong pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) terutama di daerah 4T guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Para pemuda tersebut tergabung dalam Patriot Energi.

“Masih banyak masyarakat Indonesia yang masih belum mendapatkan akses energi, terutama di area 4T. Pemerintah masih harus mengupayakan akses energi listrik semaksimal mungkin agar energi listrik dapat dijangkau masyarakat,” ujar Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, saat menjadi Pembina Upacara dalam Apel Pembekalan Patriot Energi, Senin (20/9).

Arifin berharap para Patriot Energi yang diterjunkan ke lapangan dengan hasil pelatihan yang didapat Pusat Pengembangan Sumber Daya Mineral (PPSDM) KEBTKE intu dapat melakukan identifikasi potensi-potensi yang ada di daerah-daerah. Untuk selanjutnya, bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat dengan biaya yang kompetitif dan manajemen yang sederhana. Dengan begitu, masyarakat di daerah terpencil dapat mengupayakan energinya sendiri.

Menurutnya, menjadi Patriot Energi merupakan kontribusi yang dapat diberikan kepada bangsa dan negara dalam memberdayakan masyarakat untuk menggunakan energi bersih.

“Inilah wujud dedikasi dari anda sekalian untuk bangsa ini dan generasi mendatang. Walaupun kita mulai dengan skala kecil tapi diharapkan ini bisa menjadi budaya kita. Mari kita budayakan masyarakat di daerah yang sadar dengan energi yang bersih, dapat mengelola, dapat memiliki kemampuan untuk bisa mengelola dan tangan-tangan andalah yang akan menyentuhnya di lapangan,” ujar Arifin.

Pembekalan

Dalam laporannya, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Dadan Kusdiana, mengatakan, Kementerian ESDM mendidik dan melatih 100 orang calon Patriot Energi yang terpilih. Mereka berasal dari 77 orang dari daerah barat Indonesia dan 23 orang dari daerah timur Indonesia, serta terdiri dari 42 orang laki-laki dan 58 perempuan.

“Sebagai upaya penyiapan Patriot Energi dalam melaksanakan tugasnya, perlu diberikan pembekalan untuk para Patriot Energi. Pembekalan dimaksud meliputi Kompetensi Keteknisan, Kompetensi Kejuangan, Kompetensi Kerakyatan, dan Kompetensi Keikhlasan,” jelas Dadan.

PPSDM EBTKE bekerja sama dengan IBEKA telah menyusun rangkaian kegiatan pelatihan, metode pelatihan, kurikulum, dan narasumber. Pelatihan ini diharapkan dapat memberi bekal Patriot Energi mengatasi segala hambatan dan tantangan saat terjun di lapangan.

Pelatihan kompetensi keteknisan akan dilaksanakan selama 10 hari pada tanggal 20 sampai dengan 29 September 2021 secara tatap muka di PPSDM KEBTKE. Pelatihan teknis meliputi kemampuan pemetaan potensi, pengoperasian dan pemeliharaan fasilitas energi terbarukan.

Selanjutnya akan diberikan pembekalan kompetensi kejuangan, keikhlasan, pembangunan berbasis masyarakat dan simulasi live-in lapangan selama 32 hari pada tanggal 30 September sampai 30 Oktober 2021 di IBEKA.

Program Patriot Energi pernah dilaksanakan Ditjen EBTKE pada tahun 2015- 2016. Program tersebut mendayagunakan 200 orang generasi muda yang telah didiklatkan dan dilatih oleh Kementerian ESDM bekerjasama dengan IBEKA dengan pembiayaan APBN dan langsung ditugaskan di lokasi pembangunan infrastruktur EBT.

Untuk tahun 2021 ini, program Patriot Energi mendapat dukungan dari PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), PT Sumber Segara Primadaya, PT Bukit Asam, Bank BRI, PT Bayan Resources Tbk PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Indika Energy Tbk, PT Medco Power, PT Star Energy, PT Kaltim Prima Coal, PT Adaro Energy Tbk, PT Berau Coal, PT Petro China, PT Antam dan UPC Sidrap selaku Donasi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *