Bandung, Petrominer — PT PLN (Persero) menyatakan siap menyukseskan pelaksanaan PON XIX yang digelar di Jawa Barat pada 17-29 September 2016. Partisipasi itu diwujudkan dalam bentuk pasokan listrik yang handal dan berkualitas.
Komitmen PLN itu disampaikan dalam kegiatan Gelar Pasukan, Rabu pagi (14/9), di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang akan menjadi lokasi pembukaan PON XIX. Melalui Gelar Pasukan ini, sebanyak 478 petugas siap untuk disiagakan demi menjaga kehandalan pasokan listrik selama PON XIX.
Para petugas yang tersebar di 11 Area (kota/kab) se Jawa Barat tersebut didukung oleh 128 unit kendaraan baik roda 4 maupun roda 2, serta 43 posko siaga.
“Pasokan listrik yang handal dan berkualitas sangat menentukan keberhasilan PON XIX Jawa Barat,” ujar Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN, Nasri Sebayang, yang bertindak sebagai pembina Gelar Pasukan tersebut.
Nasri menegaskan, PLN harus bangga dalam mengemban tugas nasional ini. Kepada para petugas, dia menyampaikan bahwa mereka harus bekerja dengan cepat, sigap, disiplin, selalu mengutamakan keselamatan kerja, dan tetap ramah dalam melayani masyarakat.
Lebih lanjut Nasri menjelaskan bahwa sebenarnya PLN telah siaga sejak tiga bulan lalu. PLN Distribusi Jawa Barat telah melakukan segala persiapan sejak tiga bulan lalu. Sejak bulan Juni lalu, segala macam persiapan telah dilakukan hingga mencapai 100 persen sehingga siap mengamankan pasokan listrik selama PON berlangsung.
Mengenai teknis persiapan, General Manager PLN Distribusi Jawa Barat, Iwan Purwana, menjelaskan bahwa PLN telah menyiapkan beberapa hal guna memperkuat sistem kelistrikan di Jawa Barat. Diantaranya; penarikan 5 jalur baru Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM); pemasangan dan penggantian 10 buah Load Break Switch (LBS) menjadi motoris; pemasangan 2 buah gardu distribusi sisipan; penambahan kapasitas pada 7 buah trafo distribusi; pemasangan genset dan ACOS tersebar; serta pemasangan trafo mobile 630 kVA dan UPS di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
“Persiapan telah kita lakukan secara mendetail di berbagai titik lokasi perhelatan PON, total anggaran yang kami alokasikan untuk penguatan sistem dan sarana pendukung kehandalan pasokan listrik PON XIX Jawa Barat mencapai Rp 18,2 miliar,” jelas Iwan.








Tinggalkan Balasan