Banyuasin, Petrominer – PT PLN (Persero) berhasil menembus Kecamatan Karang Agung Ilir Kabupaten Banyuasin dan melistriki sedikitnya 6.000-an warga di wilayah tersebut. Masuknya listrik PLN ini ditandai dengan Acara Peresmian Desa Berlistrik di Desa Sri Agung Kecamatan Karang Agung Ilir, Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (4/12).
Hadirnya listrik ini telah menjadi suatu hal yang dinanti-nantikan oleh warga yang sebagian besar berprofesi sebagai petani. Masuknya listrik ini merupakan puncak dari pelaksanaan pembangunan listrik di 16 desa, dimana 11 desa merupakan pekerjaan yang sudah dimulai sejak tahun 2018 dan 5 desa yang dikerjakan di Tahun 2019.
Selain mengoperasikan listrik di 16 desa tersebut, pembangunan jaringan listrik kali ini juga berhasil menyambungkan listrik curah dari perusahaan listrik daerah PT Muba Elektrik Power (MEP) sebesar 4,3 MVA. Dengan disambungnya jaringan listrik MEP ke suplai PLN, lebih dari 7.000 warga di Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, akan menikmati aliran listrik 24 jam penuh.
Diharapkan dengan penyambungan listrik desa di Kabupaten Banyuasin dan listrik curah 4,3 MVA di Kabupaten Musi Banyuasin ini dapat mendorong laju perekonomian dan perkembangan di daerah-daerah, serta sebagai perwujudan pemerataan pembangunan yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kerja keras yang telah dilakukan PLN dalam melistriki seluruh wilayah Sumsel. Dia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan siap memberikan support demi pencapaian Rasio Elektrifikasi 100 persen.
“Kita berharap pembangunan kelistrikan terus dilakukan sehingga seluruh masyarakat Sumsel dapat menikmati aliran listrik, ” tegasnya.
Dalam kesempatanitu, Gubernur Sumsel juga minta kepada masyarakat agar ikut serta menjaga aset dan peralatan listrik yang sudah terpasang di desanya. “Kalau ada pohon, ranting yang mengangu cepat-cepat dilaporkan ke PLN, supaya segera ditindaklanjuti”, kata Deru.
Sementara itu, Direktur Bisnis PT PLN (Persero) Regional Sumatera, Wiluyo Kusdwiharto, menyampaikan bahwa saat ini kondisi kelistrikan di Sumatera Selatan sangat cukup. Pasalnya, PLN memiliki reserve margin sebesar 12 persen atau sebesar 666 megawatt (MW).
“Dengan kondisi kelistrikan yang sangat cukup di Sumsel, Pemerintah Daerah silahkan membangun daerahnya. Dan berapapun kebutuhan listrik di Sumsel, kami siap,” ungkap Wiluyo.
Menurutnya, tidak salah jika Sumatera Selatan dijuluki lumbung energi. Ini terbukti dari kapasitas listrik yang tersedia di provinsi tersebut cukup besar. Bahkan saking besarnya, listrik dari Sumsel dialirkan ke Lampung, Medan hingga ke Aceh.
“Tol listrik sebesar 275 kilovolt dari Lahat dialirkan ke Sumatera Utara, Lampung bahkan hingga Aceh,” jelas Wiluyo.
Tidak hanya itu, PLN juga berencana membangun saluran kabel laut menyeberangi Selat Bangka untuk memasok listrik ke Provinsi Bangka Belitung. “Mohon doa dan dukungan, kita akan menyambungkan listrik dari Sumsel ke Bangka dan bahkan rencananya hingga Belitung,” ujarnya.









Tinggalkan Balasan