Karawang, Petrominer – PT Pertamina Power Indonesia (PPI) mulai memasuki tahap konstruksi Proyek Pembangkit Listrik Bertenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa-1 di Cilamaya, Karawang, Jawa Barat. Ditandai dengan groundbreaking yang akan dilakukan Rabu siang ini (19/12).
Menurut rencana, groundbreaking pembangunan PLTGU tersebut akan dilakukan oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, dengan didampingi Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari, Deputi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Harry Sampurno, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, dan Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN (Persero) Supangkat Iwan Santoso
Pembangunan pembangkit listrik combined cycle dengan kapasitas 1.760 megawatt (MW) ini bersamaan dengan dibangunnya sebuah Floating Storage Regasification Unit (FSRU) berkapasitas 170.000 m3. Ini akan menjadi proyek terintegrasi “LNG-to-Power” pertama di Asia. Proyek ini juga menjadi salah satu yang terbesar di kawasan Asia Tenggara.
Pelaksanaan proyek ini terbagi dalam tiga tahapan penting, yaitu Tahap I (pra proyek s/d Financial Close (FC)), Tahap II (konstruksi) dan Tahap III (operasional). Dengan telah tercapainya FC pada tanggal 5 Desember 2018 lalu, maka tahap I proyek sudah berhasil diselesaikan.
Tantangan berikutnya adalah memastikan tahap konstruksi dapat terlaksana agar mencapai target COD pada Desember 2021, On Time, On Spec, dan On Budget. Soliditas dan koordinasi inter konsorsium (JSP-JSR) dan dengan para Supporting partners serta Lenders dan juga para stakeholders lainnya merupakan kunci keberhasilan proyek agar dapat berjalan sesuai target.
Pembangunan PLTGU Jawa-1 ini menandakan upaya Pertamina dalam mendukung penyediaan clean energy. Dalam proyek ini, PPI bertindak sebagai pemimpin konsorsium yang beranggotakan beberapa perusahaan Jepang, di antaranya Marubeni Corporation, Sojitz Corporation, dan perusahaan lainnya. Konsosiur tersebut selanjutnya membentuk dua project companies yaitu PT Jawa Satu Power (JSP) dan PT Jawa Satu Regas (JSR).
PLTGU Jawa-1
Perusahaan: PT Jawa Satu Power
Kepemilikan: PPI 40%, Marubeni 40%, Sojitz 20%
Lokasi Proyek: Cilamaya, Jawa Barat
Kapasitas: 1.760 MW
Nilai Proyek: Kurang lebih US$ 1,4 miliar
Tanggal Operasi: Desember 2021
Pembeli: PLN
Periode Kontrak: 25 Tahun
FSRU Jawa-1
Perusahaan: PT Jawa Satu Regas
Kepemilikan: PPI 26%, Humpuss 25%, Marubeni 20%, Mitsui O.S.K. Lines,
Ltd 19%, Sojitz 10%
Kapasitas: 170.000 m3
Nilai Proyek: Kurang lebih US$ 0,4 miliar









Tinggalkan Balasan