, ,

Lebih dari 10.000 Kendaraan Beli BBM Kemasan Pada Puncak Mudik

Posted by

Jakarta, Petrominer – Kehadiran layanan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui penambahan sarana dan fasilitas penjualan Non SPBU, yang dilakukan PT Pertamina (Persero) sejak masa Satgas akhir pekan lalu, telah membantu para pemudik. Hingga Sabtu (9/6) di wilayah Jawa Tengah, sebanyak 10.343 kendaraan telah membeli BBM kemasan.

“Jumlah tersebut akan terus bertambah, mengingat hari ini jumlah pemudik masih terus bertambah,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, Senin (11/6).

Seperti diketahui, Pertamina telah menambah saran dan fasilitasn penjualan BBM melalui layanan KiosK Pertamax yang menjual BBM kemasan, Motor pembawa BBM kemasan dan Mobile Dispenser atau Tangki BBM yang dilengkapi dengan dispenser. Dengan begitu, para pemudik bisa langsung dilayani ketika ingin membeli BBM di luar SPBU.

Adiatman menyatakan, upaya Pertamina menyediakan kebutuhan BBM bagi pemudik itu dilakukan maksimal, demi kelancaran dan kenyamanan selama di perjalanan.

Selama masa Satgas RAFI (Ramadhan dan Idul Fitri) Pertamina menyiagakan sarana dan fasilitas pendukung penjualan BBM dengan mendirikan 63 KiosK Pertamax, menyiapkan 200 Motor pembawa BBM kemasan, serta 19 unit Mobile Dispencer. Sarana dan fasilitas tersebut paling banyak disebar di Pulau Jawa, sebagai konsentrasi pemudik.

“Selama satgas mudik dari tanggal 8 hingga 9 Juni, penjualan layanan BBM baik di KiosK Pertamax, Motor Kemasan dan Mobile Dispencer di Sumatera dan Jawa sekitar 105 ribu liter, yang didominasi oleh pembelian Pertamax sebanyak 93 persen,” jelasnya.

Layanan terbesar diberikan di wilayah Jawa Tengah lebih dari 90 ribu liter untuk semua jenis produk, baik Pertamax, Pertamina Dex maupun Premium.

Harga BBM di KiosK Pertamax, Motor Kemasan dan Mobile Dispencer sama dengan harga BBM di SPBU. Untuk Pertamax di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur Harga Pertamax Rp 8900 per liter, Pertamina Dex di Jawa Barat Rp 10.100 per liter, sedangkan di Jawa Tengah dan Jawa Timur Rp 10.150 per liter.

“Penjualan BBM di KiosK Pertamax sifatnya sebagai pengisian sementara dan darurat untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya ke SPBU, karena itu pembeliannya diatur antara 10 – 20 liter per kendaraan, untuk meminimalisir antrian,” tambah Adiatma.

Pertamina mengapresiasi masyarakat yang semakin sadar menggunakan BBM sesuai dengan mesin kendaraan. Karena sebagian besar kendaraan keluaran terbaru mensyaratkan minimal BBM RON 92 untuk kendaraannya.

“Kami juga menghimbau kepada seluruh pemudik untuk mengisi BBM full tank di SPBU wilayah keberangkatan, kemudian segera mengisi jika kondisi tangki sudah terpakai setengah,” pesannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *